Selasa, 15 November 2016 - 08:36:04 WIB
Dewan Tuding Fungsi Pengawasan Gas Subsidi Kurang
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 365 kali

Mediajambi.com - Warga RT 32, Kelurahan Bangan Pete, Kecamatan Alam Barajo mengadu ke dewan. Beberapa minggu ini  gas subsidi 3 kg sangatlah  langka dan susah di cari.  Hal ini sangat menjadi perhatian anggota dewan dari Komisi II Junedi Singarimbun.

“Beberapa hari ini sudah banyak warga melapor ke Komisi II  bahwa warga sangat susah mecari gas 3 kg. Dan juga pihaknya sudah ditelepon oleh forum RT Lingkar Selatan meminta untuk dilakukan operasi pasar,” ujar Anggota Komisi II Junedi Singarimbun, Senin,(14/11).

    "Sutiasi ini sudah sangat susah, dan berharap kepada Pemerintah Kota Jambi , serta Pertamina maupun agen untuk segara mengadakan operasi pasar sehingga jatah-jatah yang ada dari agen  bisa langsung distribusikan kepada masyrakat, dan kalau bisa juga disetiap 62 Kelurahan adakan operasi pasar supaya stabil," harapannya.

    Junedi juga menyatakan, pihaknya akan koordinasi di komisi  dengan mengundang pihak pertamina untuk meminta kejelasakan tentang kelangkaan gas 3 Kg dimasyrakat.

    "Kita sudah mendegar langsung dari warga yang mengadu, tentu ini sangat miris sekali, bahwa masyrakat bilang kalau perlu ganti aja cat tabung yang terpenting gas 3 kg , walaupun tidak subsidi lagi masyarakat tidak masalah yang penting tidak mengalami kelangkaan seperti ini,"ucapnya.

    Ia menambah, masyrakat saat ini tidak mengharap lagi dengan ada subsidi, akan tetapi  barang yang diminta itu ada dan jangan ganti-ganti tabung.

    "Ini masukan dari masyrakat, tentu semua kita tampung dan kita sampaikan kepada pihak pertamina supaya bisa disampaikan ke bos langsung di Jakarta,"jelasnya.

    Ketua Fraksi PDI Perjuangan menjelaskan, gas tersebut semua dipangkalan kerena sudah ada aturan, kalau sudah masuk di kios-kios kecil dan harga tidak jauh dari pangkalan tidak masalah, tapi kalau harga sampai Rp 30  ribu itu sudah tidak layak lagi.

    "Inilah yang sangat kita sayangkan terjadi saat ini. Regulasi dari pada distribusi gas 3 kg kita tidak tau, kita sudah tanya ke pertamina bahwa tidak ada pengurangan gas di 2016 ini. Hal ini nanti kita tanya lagi pertemuan nanti,"ungkapnya.

    Junedi menambah, bahwa fungsi pengawasan dari Disprindag, dan Bagian Ekonomi  terhadap kelangkaan gas 3 kg ini sangat kurang. ini sangat disanyangkan.

    "Kami juga minta pelak-pelaku agen, hiswana migas  dan pangkalan, untuk memperhatikan masyrakat jangan mencari profit semata,"tukasnya. (Yen)