Selasa, 14 April 2015 - 14:18:12 WIB
Muhammad Azek Rozali Hk Jenang SAD Air Hitam
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Sarolangun Emas - Dibaca: 791 kali

 

Mediajambi.com- Muhammad Azek Rozali HK dikukuhkan menjadi jenang SAD Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun. Pengukuhan dilakukan Bupati Sarolangun H Cek Endra yang disaksikan Gubernur Jambi H Hasan Basri Agus, Selasa 14 April 2015.

Jenang adalah perpanjangan tangan dari SAD  dalam menyelesaikan sengketa yang berada diluar hutan. "Jenang membawahi beberapa temenggung yang ada dalam suatu kawasan dan pengambil keputusan, serta dipatuhi," ujar jenang Muhammad Azek Rozali Hk yang baru dikukuhkan.

Menurutnya Jenang orang yg terpecaya sad turun-temurun dan memiliki tali darah dengan jenang sebelumnya. Sejak jenang Bahar meninggal terjadi kefakuman  dan hari ini baru ada lagi.  "Sudah hampir 20 tahun keberadaan jenang hilangn," ujarnya.

Camat Air Hitam, Kabupaten Sarolangun Feri  SAD yang bermukim di kawasan Bukit Dua Belas telah dilakukan pembinaan secara baik. Namun masih ada beberapa yang masih hidup tidak menetap.

Di kawasan ini  terdiri tiga  kultur warga yaitu warga asli, warga  transmigrasi dan SAD sebagai sudah membaur dengan masyarakat sebanyak  1.200 jiwa atau 150 KK selebihnya ada di Tebo dan Batanghari.

Berbagai pembinaan telah dilakukan berupa pemberian kartu BPJS, membangun sekolah. Mendapat bantuan paket beras, dari pemerintah provinsi maupun dari perusahaan.

Bupati Sarolangun H Cek Endra minta jenang menginventarisir keberadaan SAD untuk dibina. Sehingga dapat dilakukan dgn baik dan tepat sasaran disesuiaikan kebutuhan mereka. "Jangan ada anak  yang tidak sekolah," ucapnya.

"Pemerintah daerah sarolangun menyambut baik dgn terplihnya jenang baru. Diharapkan anak-anak sad dapat mengeyam pendidikan. Kami akan mendata seluruh anak-anak dgn menitipkan di ponpes biayanya ditanggung pemerintah," ujarnya.


Gubernur Jambi HBA mengatakan  dulu semua persoalan SAD diselesaikan jenang, namun akhir-akhir ini keberadaan SAD terpinggirkan. SAD menjadi perhatian nasional karena adanya beberapa orang yang meninggal. "Pemerintah telah memperhatikan karena mulai terdesak, keberadaan  hutan makin menipis," ujarnya.

Dengan dilantiknya jenang ini diharapkan dapat memperhatikan nasib SAD yang dinaunginya. Kepercayaan terhadap jenang sangat besar. Banyak masukan dari SAD  yang dipercayakan kepada jenang, dengan demikian pembinaan dapat dilakukan dgn baik.

SAD berada dibeberapa tempat seperti di Bungo, Tebo dan Bukit 30. Keberadaan jenang sebagai  fasilitator kepada pemerntah dan intasi terkait.(mas)