Rabu, 06 September 2017 - 20:49:50 WIB
PLN Muara Bulian Bongkar 14 Sambungan Illegal
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Daerah - Dibaca: 146 kali

Media Jambi.com -  Tim PLN Rayon Muara Bulian bersama PL2PL Jambi, memutus sebanyak 14 sambungan listrik illegal  di Desa Terentang Kecamatan Batin XXIV, Selasa, (05/09/2017). Disinyalir, pelanggan melakukan penyambungan arus langsung, tanpa mengisi token. 
Manejer PLN Rayon Muara Bulian, Harlin Sihombing, Rabu (06/09/2017) mengatakan, penyambungan arus langsung tersebut sudah diketahui pihaknya semenjak seminggu yang lalu.
" Mendapat laporan dari petugas resmi kami di sana, akhirnya saya bersama petugas, langsung memantau di desa yang terdeteksi banyak mendompleng arus tersebut.   Kami beserta tim PL2PL Jambi, langsung memutuskan arus listrik dan menyita alat pengungkur listrik," terang Harlin.
Rata-rata mereka yang melakukan penyambungan langsung  memiliki alat pengukur listrik. Diduga mereka ingin menikmati listrik gratis tanpa perlu membeli token. "Mereka ingin gratis. Ini jelas-jelas salah dan bisa menimbulkan perihal yang tidak diinginkan dan merugikan orang banyak," kata Harlin seraya mengatakan tindakan itu memicu marabahaya lain, seperti kebakaran.
Manejer PLN Muara Bulian ini, mengharapkan masyarakat apabila ingin menikmati sambungan listrik yang aman dan terpercaya, langsung menghubungi kantor resmi PLN. " Silahkan hubungi pihak kami. Kami akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat.  Kami menempatkan petugas resmi. Jangan salah kaprah, melihat ada orang yang sudah bawa tang dan kabel, langsung mengatakan orang itu petugas." ujar Harlin.
Sementara itu, dari ke 14 pelanggan  dilakukan pemutusan, sudah mendatangi pihak PLN Rayon Muara Bulian untuk mengurus pemasangan sambungan sesuai prosedur. "Sudah ada yang mengurus pemasangan sesuai  kami harapkan" lanjutnya. Terkait dengan penyambungan arus illegal di tiga desa tersebut, apabila ada petugas resminya yang bermain, maka akan diambil tindakan tegas sesuai aturan." Saya akan tindak mereka sesuai dengan aturan yang berlaku" pungkasnya. (suta)