Rabu, 06 September 2017 - 21:43:51 WIB
KONI Jambi Nantikan Hasil Pelatihan
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Olahraga - Dibaca: 95 kali

Media Jambi.com –  Tiga hari Pelatihan Peningkatan Kualitas Pelatih dan Asisten Pelatih tahun 2017 Menuju PON XX/2020 Papua yang diadakan oleh KONI Provinsi Jambi diikuti dengan serius oleh sebanyak 40 pelatih dari 28 cabor berprestasi hingga berakhir, Rabu (6/9).  KONI Jambi berharap ilmu yang didapat para pelatih bisa dipraktekan dengan membuahkan hasil prestasi gemilang pada PON XX/2020 mendatang di Papua.

“Para pelatih sudah mengikuti dengan baik kegiatan pelatihan, terbukti, sejak awal hingga akhir, tidak ada yang meninggalkan acara yang diadakan selama 3 hari.  Ini membuktikan mereka sangat haus akan ilmu kepelatihan olahraga, yang terus berkembang dan kita bersyukur bisa mendatangkan pakar pakar dengan jam terbang tinggi untuk menambah wawasan pelatih di Jambi,” kata Sekum KONI Provinsi Jambi, H Sukendro saat menutup Pelatihan Peningkatan Kualitas Pelatih dan Asisten Pelatih Cabor Berprestasi Jambi di V Hotel, Rabu (6/9).  Pada pelatihan itu, KONI menghadirkan dua pembicara dari luar, yaitu DR Iwan Hermawan MPd, dosen Fakultas Ilmu Keolahragaan  UNJ dan pakar olahraga dari Australia, DR Gregory Wilson serta pembicara lokal.

Sekum berharap, para pelatih bisa memanfaatkan ilmu yang didapat dengan sebaik baiknya. Diakuinya, ilmu yang diberikan lewat pelatihan ini belumlah lengkap, dan karena itu para pelatih juga harus melengkapi diri dengan ilmu-ilmu lainnya. “Saya berharap pelatih di Jambi tidak menjadi pelatih tukang semprit atau pelatih profesor. Datang, lalu menyuruh dan menyemprit atlet saat latihan, tetapi tidak memiliki catatan tentang perkembangan latihan atlet, seperti profesor saja semua disimpan di kepala,” paparnya. Seorang pelatih yang baik, harusnya membekali diri dengan catatan tentang perkembangan atlet, kemudian melakukan evaluasi hasil latihan setiap saat. “Bagaimana mau tau kondisi atlet, kalau tidak memiliki catatan atau statistik tentang perkembangan dan kondisi latihan atlet,” tegasnya.  Menurutnya, jika saja dari 28 cabor yang mengikuti pelatihan tersebut, setengah diantaranya bisa mencetak atlet-atlet peraih medali emas, maka Provinsi Jambi bisa memperbaiki peringkatnya pada PON mendatang. “Kita tidak muluk muluk, dan berharap separuh saja dari 28 cabor bisa menghasilkan emas, itu sangat luar biasa,” paparnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Engkos Kosasih mengatakan para pelatih hendaknya segera memanfaatkan ilmu yang didapat untuk menghasilkan atlet atlet berprestasi. Karena perjuangan untuk ke PON mendatang tidaklah mudah. “Kita akan mengusulkan dalam Rapat Anggota Tahunan nanti, atlet yang dikirim ke PON  XX di Papua hanya atlet yang bermedali saja, karena biaya untuk memberangkatkan atlet ke Papua sangat mahal,” paparnya. (mas)