Senin, 30 Oktober 2017 - 11:40:51 WIB
Relokasi Pasar Angso Duo, Pedagang Dipaksa Pindah
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 38 kali

Mediajambi.com - Pemerintah Provinsi Jambi memberi batas waktu kepada seluruh pedagang yang berjualan di Pasar Angsoduo untuk pindah sampai tanggal 4 November mendatang. Bahkan beredar isu pedagang akan dipindahkan ke Pall 10 Talang Gulo.

Pantauan Mediajambi.com, Senin 30 Oktober 2017 para pedagang mulai memasang patok-patok lapak dihalaman depan pasar Angsoduo baru. Pasalnya kios yang dibangun PT Eraguna Bumi Nusa dengan hak guna serah (BOT) belum selesai seluruhnya. Hanya blok A yang baru siap sedangkan yang lainnya masih dalam proses pembangunan.

“Mau tak mau harus pindah daripada digusur. Tapi yang kami sayangkan lokasi tempat berjualan belum memadai. Kami harus buka lapak diatas tanah, jika hari hujan becek dan berlumpur. Apakah ada pengunjung yang berbelanja kesini,” ujar seorang pedagang yang wanti-wanti minta jangan disebutkan namanya.

Seharusnya, sebelum relokasi dilakukan pihak perusahaan harus menyelesaikan pembangunan terlebih dahulu. Sehingga pedagang dapat berjualan lebih nyaman dan pengunjung banyak yang berbelanja. “Kalau seperti ini terkesan memaksa pedagang untuk pindah,” ucapnya.

Tim terpadu yang dipimpin Asisten Administrasi Umum (Asisten III) Sekda Provinsi Jambi, H Saipudin telah melakukan sosialisasi kepada pedagang, Minggu 29/10.

Dalam sosialisasi tersebut, Asisten III didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi, Ariansyah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi Jambi, Edi Kusmiran, , Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Provinsi Jambi, H.Arfan, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah,SE,ME, serta Direktur PT Eraguna Bumi Nusa, Nur Djatmiko.

Asisten III mengemukakan, sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan hasil rapat bersama terkait relokasi pasar yang akan dilaksanakan pada tanggal 4 November 2017. Sosialisasi akan dilaksanakan setiap hari kepada para pedagang menjelang tanggal 4 November 2017, agar pedagang mengetahuinya dan mempersiapkan diri untuk direlokasi.

 "Sosialisasi ini adalah tindak lanjutnya, setelah kemarin kita dari Pemerintah Provinsi Jambi memasang baliho besar untuk menginformasikan kepada pedagang bahwa Pasar Angsoduo ini akan direlokasi. Kita akan melaksanakan sosialisasi ini kepada para pedagang setiap hari, menjelang tanggal 4 November nanti," terangnya.

sosialisasi ini dilakukan karena adanya berita yang simpang siur di kalangan pedagang. Para pedagang mengira, mereka akan direlokasi ke Talang Gulo, hanya sebagian dari pedagang yang mengetahui mereka akan direlokasi ke sebelah Pasar Angso Duo modern.

"Adanya berita simpang siur di tengah tengah pedagang inilah yang harus dijelaskan kepada mereka. Tugas kita dari Tim Terpadu Pemerintah Provinsi adalah mengadakan sosialisasi ini untuk memberikan informasi kepada para pedagang terkait relokasi yang akan dilakukan," jelasnya.

Tim Terpadu Pemerintah Provinsi Jambi telah menyampaikan informasi kepada para pedagang, tanggal 3 November 2017 para pedagang harus masuk semua ke Pasar Angso Duo yang baru.

"Hari ini merupakan hari pertama kami mengadakan sosialisasi, kemudian petugas dari Satuan Polisi Pamong Praja akan mengumumkan melalui pengeras suara dengan mobil patroli secara berkeliling terkait relokasi ini. Saya mengharapkan, semua para pedagang sudah mengerti dan mempersiapkan diri untuk relokasi," tuturnya.

Ditambahkannya para pedagang menyambut baik sosialisasi dengan respon yang positif terkait relokasi Pasar Modern Angso Duo, karena nantinya Pasar Modern Angso Duo ini akan lebih tertib dan tertata dengan rapi, sehingga para pedagang dan para pembeli, dapat berjualan dan berbelanja secara nyaman.(mas)