Selasa, 07 November 2017 - 10:06:23 WIB
Pol PP Kota Ciduk 12 Orang Pelajar
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 21 kali

Mediajambi.com - Satuan Polisi Pamong Praja Kota Jambi, Senin (6/11) kembali menangkap 12 orang pelajar SMap dan SMA yang sedang bermain warnet saat jam selolah, sekitar pukul 10.00,Senin  (6/11). Hasilnya, sebanyak 12 pelajar berhasil diamankan. Mereka terjaring di empat warnet yang berada di Kawasan Mayang dan Karya Kota Jambi. Pelajar yang diamankanpun dibawa ke markas Satpol PP Kota Jambi untuk didata dan diberi pembinaan.

Para siswa yang diamankan diminta untuk berbaris dan menjawab beberapa pertanyaan. Rambut mereka yang panjangpun digunting menjadi lebih cepak. Orang tua dan pihak sekolah masing masing siswa yang terjaringpun dipanggil. Ini agar mereka mengetahui apa yang dilakukan siswa dan anaknya diluar sekolah pada saat jam pelajaran.

Menurut Said, Kabid Penegak Peraturan Daerah Satpol PP Kota Jambi bahwa peraturan daerah bahwa 12 pelajar tersebut diamankan dari 4 Warnet. Diantaranya Warnet Evo Gaming yang berada di Kawasan Mayang didapat 1 pelajar. PS 98 NET yang berada di Kawasan Mayang didapat sebanyak 7 siswa. Juga Warnet Karya Net yang berada di kawasan Karya terdapat 1 siswa serta terakhir diamankan 3 siswa yang berada di Upgrade PS 3 di Kawasan Karya Kota Jambi.

“Mereka berada di Warnet pada saat jam sekolah. Ada 12 siswa yang kita amankan di kantor. Mereka harus dijemput orang tua dan pihak sekolah agar ini bisa menjadi catatan bagi orang tua maupun pihak sekolah,”bebernya.

Mereka yang diamankan bahkan ada yang merupakan siswa SMP. Diantaranya dari MTS Labor 1 siswa, SMA Ferdi Fery ada empat siswa, SMKN 3 ada empat siswa, SMK Batanghari ada 2 siswa dan dari SMAN 5 ada 1 siswa.

Said juga mengatakan bahwa untuk Warnet yang menerima pelajar disaat jam sekolah juga diberi sanksi. Mereka akan dipanggil dan diberikan surat peringatan. Bagi Warnet yang telah mendapatkan surat peringatan berulang kali, maka bersiap siap untuk disegel.

“Bagi pemilik Warnetnya akan kita berikan surat peringatan. Ini karena mereka telah melanggar peraturan yang ada. Dimana Warnet dilarang untuk menerima pelajar pada jam sekolah,”bebernya. (Yen)