Selasa, 14 November 2017 - 08:22:45 WIB
Walikota Tinjau Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 27 kali

Mediajambi.com- Pemerintah Kota Jambi melalui Disperindag dan Pihak Pertamina,memgwlar pasar murah,hal ini disebabkan adanya kelangkaan Gas elpiji 3 Kg yang terjadi sepekan disejumlah warga kota Jambi.

Operasi pasar yang digelar Sabtu sore(11/11) kemarin kantor camat jambi timur tersebut,dengan antusias diserbu warga.

Terlihat Walikota jambi Dr, H Syarif Fasha ME, langsung turun dalam operasi pasar ini, bahkan Walikota secara langsung menyerahkan Gas subsidi pemerintah itu kepada masyarakat.

Walikota Jambi mengatakan pendistribusian yang dilakukan oleh Pertamina selama ini tidak pernah kekurangan satu tabung pun, jadi kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg ini bukan karena Pertamina, tapi karena pendistribusian yang tidak tepat sasaran.

"Memang kita ketahui bahwa gas 3 kg  yang tadinya untuk masyarakat kecil yang menerima subsidi Tapi saat ini digunakan juga oleh pedagang-pedagang nasi goreng, pecel lele goreng gorengan dan lain sebagainya juga menggunakan gas tiga kilo," ujar Fasha.

Fasha mengatakan, Pemerintah Kota Jambi sudah mengusulkan kepada Kementrian SDM untuk mengalokasikan pedagang-pedagang kecil supaya tidak mengambil hak-hak masyarakat.

"Tapi sampai saat ini belum ada jawaban dan belum diberikan alokasi," tambah Fasha

Fasha juga menegaska kepada masyarakat yang menemukan pangkalan-pangkalan yang bermain atau melakukan kecurangan untuk dilaporkan kepada pemerintah kota Jambi.

"Kalau ada kecurangan laporkan kepada kami pangkalannya di mana alamatnya dimana boleh langsung serahkan kepada saya atau Disperindag Pertamina dan Polsek maka saya pastikan Pertamina mencabut izin nya dan izin tempat usahanya pun akan saya bekukan," tegas walikota jambi.

Fasha juga menghimbau kepada rumah makan yang sudah masuk kategori menengah ke atas untuk tidak lagi menggunakan gas 3 kg.

"Kami minta untuk tidak lagi menggunakan gas 3 kilo untuk rumah makan yang sudah masuk kategori menengah ke atas kalau ternyata nanti masyarakat mendapati rumah makan yang masih menggunakan gas 3 kilo maka rumah makan ini akan kami tindak dan juga termasuk usaha-usaha besar yang masih menggunakan gas tiga kilo," tutupnya.

Untuk hari ini gas subsudi pemerintah yang dialokasikan ke kecamatan jambi timur ada sekitar 1.130 tabung gas, tidak disini saja operasi pasar juga akan dilakukan di kecamatan lain sampai gas 3 kg kembali normal.(yen)