Rabu, 22 November 2017 - 23:11:41 WIB
Tarian Mistis Ngagah Harimau Tampil Festival Sungai Batanghari
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Ragam - Dibaca: 47 kali

Mediajambi.com - Tarian tradisional Ngagah Harimau (memanggil roh harimau-red) asal Pulau Tengah, Kabupaten Kerinci tampil pada Festival Sungai Batanghari. Betapa tidak selain penari yang kerasukan juga pengunjungpun banyak yang kerasukan. Apalagi di lokasi acara berdiri replika harimau berukuran besar disertai pembakaran kemenyan

Pada pembukaan Festival Sungai Batanghari yang digelar di kawasan wisata Tanggo Rajo Kota Jambi, Rabu, 22 November 2017 semula meriah dan menarik pengunjung karena banyak menampilkan seni budaya.

Semula penari perempuan yang berjumlah delapan orang itu menari santai diringi gendangan, semakin gendang dan gong ditabuh dengan kencang penari berkostum belang itu mulai kerasukan termasuk pemain gendang.

Tidak hanya itu, beberapa warga yang menyaksikan tradisi masyarakat Kerinci itu ikut kerasukan. Hal itu membuat suasana semakin mistis. Kebanyakan yang kerasukan bertingkah layaknya seekor harimau.

Namun itu tidak berlangsung lama, semua yang kerasukan lekas sadar ketika pawang-pawang tarian itu menyadarkan mereka. Namun suasana itu tentulah menjadi tontonan menarik karena masyarakat perkotaan jarang disuguhkan dengan pagelaran tradisional tersebut.

Tarian ini dipercaya "mengagah" harimau yang mati di Kerinci, apabila ada harimau mati di daerah itu masyarakat haruslah "diagah" agar harimau yang lain tidak menggangu manusia.

Gubernur Jambi Zumi Zola yang menyaksikan langsung tarian harimau itu mengatakan kebudayaan masyarakat Kerinci itu perlu dilestarikan karena sebelumnya memang ada sejarahnya.

"Ini perlu kita lestarikan karena ada sejarahnya, ada nilai-nilainya. Generasi muda harus mempelajari ini dan harus diteruskan oleh generasi-generasi yang akan datang," kata Zola.

Zola mengungkapkan, tarian Ngagah Harimau sudah dipertunjukan ditingkat nasional bahkan internasional, sebab itu pada Festival Sungai Batanghari itu Pemprov sengaja memberikan waktu dan tempat untuk para seniman asal Kerinci itu.

"Mungkin banyak masyarakat Jambi yang belum pernah melihat tarian ini, sebab ini unik sekali, khas sekali. Makanya Pemprov menyediakan tempat agar para seniman bisa menampilkan tarian mereka dan masyarakat bisa menyaksikan langsung," kata Zola menambahkan.(mas)