Selasa, 19 Desember 2017 - 07:57:29 WIB
Pemkot Gelar Lelang Kendaraan Aset Daerah
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 161 kali

Mediajambi.com- Lelang aset pemerintah kota Jambi berupa kendaraan roda dua dan empat yang digelar di ruang PKK Kantor Walikota Jambi Senin (18/12) mencapai Rp 540 juta. Nilai tersebut dianggap telah mencapai target yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Bahkan angka tersebut melebihi target dimana Pemkot hanya menargetkan Rp 500 juta untuk lelang kendaraan dinas yang dilaksanakan pada 2017.

Menurut Dian Ekawati, Kabid Aset Dinas Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) bahwa harga barang yang terjual pada lelang mencapai RP 540 juta. Dijelaskannya bahwa aset pemkot yang dilelang ada sebanyak 58 kendaraan. Terdiri dari 17 unit kendaraan roda empat dan 41 unit roda dua. “Ada lima kendaraan roda empat yang tidak terjual dimana memang tidak ada penawarnya,”bebernya.

Dikatakannya bahwa lelang kendaraan dinas meskipun dilaksanakan secara online, namun tidak ada hambatan. Semua proses berjalan lancar dan para peserta lelangpun tidak ada yang protes ataupun komplain. “Nantinya para pememang lelang harus memproses dan melunasinya paling lambat hitungan lima hari kerja. Kalau tidak, uang jaminan yang diberikan pada saat awal mendaftar akan hilang karna tidak akan dikembalikan,”jelasnya.

Sementara itu menurut Erwin Cahyono, Kepala Seksi Pelayanan Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKLN) Jambi bahwa lelang kendaraan dinas di Pemkot Jambi diikuti oleh sekitar dua ratusan peserta. Dirinya menilai lelang kali ini mendapatkan antusias yang besar dari masyarakat. Bahkan menurutnya, ada 14 peserta (penawar) yang mendaftar untuk satu kendaraan. “Pesertanya sangat banyak. Rata rata satu kendaraan itu ada 3 penawar. Bahkan ada yang sampai 14 penawar untuk satu kendaraan,”bebernya.

Hasil dari lelang kendaraan dinas inipun terbilang besar. Sebab, ada yang menawar hingga melebihi prediksi panitia lelang. “Kenaikannya cukup signifikan. Ada harga limit dari Rp 27 juta menjadi Rp 35 juta dan hal tersebut cukup besar kenaikannya,”jelasnya.

Dijelaskannya bahwa lelang kendaraan dinas dengan sitem online dinilai merupakan sistem yang paling baik karena lebih transparan dan tidak menimbulkan kecurigaan satu dengan yang lainnya. “Online ini lebih transparan. Daftarnya online, bahkan pihak penjual dan kitapun tidak mengenal siapa pembelinya. No hp nyapun kita tidak punya karena komunikasi langsung melalui online dan email. Hasil lelang langsung dilaporkan ke email masing masing calon pembeli. Dan pada tahun ini baru Pemerintah Kota Jambi yang menggelar lelang kendaraan dinas secara online ini.(yen)