Jumat, 12 Januari 2018 - 11:20:22 WIB
Ketua DPRD kota Jambi M Nasir Pimpin Rapat AKD
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 372 kali

Mediajambi.com- Susunan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kota Jambi telah disahkan dalam rapat paripurna internal yang digelar di urang rapat B di gedung DPRD Kota Jambi kamis (11/1).

Mereka resmi membentuk dan menentukan ketua Komisi I,II,III dan IV serta badan kehormatan (BK) dan badan pembentukan peraturan daerah (Bamperda) periode 2018.

Menurut M. Nasir, ketua DPRD Kota Jambi bahwa seluruh hasil yang telah ditentukan tersebut merupakan kesepakatan bersama. Tidak ada melalui voting sama sekali. Dalam penentuan, semua dibicarakan secara mufakat.

“Kita semua tadi bermusyawarah dan bermufakat, dan Alhamdulilah sudah selesai AKD kita,”katanya.

Hasilnya, ketua komisi Muhili dari Golkar, ketua komisi II dari Umar Paruk dari gerindra, ketua Komisi III Junedi Singarimbun dari PDIP, dan Ketua Komisi IV Abdullah Thaif dari PKB. Sedangkan ketua badan pembentukan peraturan daerah (Bamperda) adalah Paul Andre Marisi dari demokrat dan ketua Badan Kehormatan (BK) dari Hanura.

Dikatakan Nasir bahwa tidak ada yang merasa tidak puas. Seperti Demokrat yang memiliki 8 kursi di DPRD Kota Jambi, namun tidak ada satupun kadernya yang menduduki ketua komisi.

“Tidak menjadi masalah, walaupun partainya besar, kalau tidak dapat ketua komisi juga tidak apa apa. Seluruh ketua fraksi sudah berkumpul dan mufakat. Yang terpenting para anggota mau serius, mau bekerja dan berpikir serta mau menyelesaikan persoalan masyarakat,” ujarnya.

Dikatakannya dengan sudah dibentuknya AKD tersebut, artinya anggota DPRD Kota Jambi sudah mulai bisa bekerja sesuai dengan bidang masing masing. “Kita sudah mulai bisa bekerja dan lebih banyak memfokuskan untuk pembentukan peraturan daerah (perda),” katanya.

Nasir mengatakan bahwa pada 2018 ini, DPRD Kota Jambi menargetkan untuk mengesahkan sebanyak 13 Peraturan Daerah (Perda). Saat ini sudah disiapkan 13 Rancangan peraturan daerah (Ranperda). Terdiri dari 2 Ranperda inisiatif dari Dewan dan 11 ranperda dari eksekutif.

“Perda inisiatif dewan ada 2 yaitu Ranperda pemberantasan buta aksara alquran dan pramuka. Kedua ranperda ini seiring karena tujuannya untuk membangun karakter,” katanya.(yen)