Jumat, 09 Februari 2018 - 15:34:45 WIB
Kerinci Serahkan Aset PDAM ke Pemkot Sungaipenuh
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Jambi Tuntas 2021 - Dibaca: 32 kali

Mediajambi.com - Secara perlahan Pemerintah Kabupaten Kerinci mulai menyerahkan aset-asetnya yang ada di Kota Sungaipenuh. Saat ini Pemkab Kerinci menyerahkan aset PDAM Tirta Kerinci kepada Pemkot Sungaipenuh, bertempat di Kantor BPKP 9 Februari 2018.

Acara ini dihadiri Sekda Provinsi Jambi, Kepala BPKP, Bupati Kerinci, Walikota Sungaipenuh, Ketua DPRD Kerinci dan Sungaipenuh dan sejumlah OPD terkait.

Kepala BPKP Jambi Nasmifida mengatakan penyerahan aset ini karena asset teresebut berada di Sungaipenuh. Saat telah ditemukan solusi yang baik dan memberi kesinambungan dalam pelayanan kepada masyarakat. Tentunya ini akan memberi pelayanan kepada masyarakat, dan harus ditindaklanjuti MoU ini.

“Demi pelayanan kepada masyarakat harus diakukan dan dapat difasilitasi dengan baik. Pelayanan air bersih kepada masyarakat Sungaipenuh harus dilakukan. Namun demikian harus ditindaklanjuti agar jangan terjadi pemasalahan dikemudian hari,” ucapnya.

MoU ditandai dengan pentandatanganan penyerahan aset yang berada di sungai penuh harus dibuat kesepakatan bersama. Selain aset juga pegawai secara tetap. Adapun kompensasi sebesar 6 milyar

Bupati kerinci Adi Rozal mengaku penyerahan aset ini telah sesuai koridor hukum sehingga tidak timbul permasalahan dikemudian hari dan harus ditindaklanjuti.

Dia mengharapkan dengan diserahkan tentu akan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan sampai setelah penyerahan imi pelayanan berkurang.

Walikota sungaipenuh mengatakan penyerahan ini telah lama dilakukan, namun baru selesai pada hari ini. Bahwa hasil pemekaran Kerinci sebagai amanat dari masyarakat Sungaipenuh. “Ini kami sikapi secara serius dan bagaimana Sungaipenuh setara dengan kota lain. Walau asset masih diurus dengan kabupaten terhadap aset yg belum diserahkan,” ucapnya.

Kota sungaipenuh merupakan daerah perdagamgan dan jasa. Sungaipenuh tidak memiliki sumber daya alam seperti Kerinci. Tidak ada unggulan lain, hanya asetlah yang bisa dilakukan untuk membangun daerah dan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menambah PAD.

Dengan diserahkannya aset PDAM ini tentunya akan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sekda Provinsi Jambi HM Dianto mengatakan Pemprov akan tetus melakukan mediasi karena pemekaran tidak bisa dilakukan dengan cepat karena ada kepentingan. Tantangan kedepan sangat berat dalam layanan kepada masyarakat. Setelah MoU hendaknya ada tindaklanjut dari DPRD kerinci. Dan dapat terlaksana dengam baik dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan dalam penyerahan aset lainnya. Sehingga tidak menjadi kendala dalam membangun daerah.(mas)