Senin, 12 Februari 2018 - 08:21:12 WIB
Fasha: 40 Ribu Masyarakat Sudah Akses Kesehatan Gratis
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 153 kali

Mediajambi.com- Walikota Jambi menjadi narasumber pada dialog khusus dengan tema "Menakar Capaian Program Pembangunan Kota Jambi Bangkit" yang digelar di Aula Rumah Dinas Walikota Jambi, Minggu, (11/2). Program tersebut juga di tayangkan secara live di tiga televisi nasional dan lokal.

Hadir dalam dialog tersebut Kepala Ombudsman RI Perwakilan Jambi, Taufik Yasak, Pengamat Ekonomi Syamsurizal Tan, Mantan Bupati Bute, Abdul Mutholib dan unsur Forkompinda dan seluruh SKPD dalam pemerintahan Kota Jambi.

Dalam paparannya pada dialog tersebut Fasha mengatakan bahwa mengawali karir politik di tahun 2010. Pada saat itu, dirinya memutuskan untuk bergabung pada salah satu politik, dan di tahun 2012 dirinya masuk daftar sebagai bursa kandidat calon walikota Jambi. Dan pada tahun 2013, dirinya berhasil duduk dan dilantik sebagai Walikota Jambi periode 2013-2018.

"Saya duduk sebagai walikota dihadapkan pada masalah yang sangat kompleks dengan anggaran yang sangat minim," kata Fasha.

Untuk melancarkan visi misi Kota Jambi sebagai Pusat Perdagangan dan Jasa Berbasis Masyarakat Yang Berakhlak dan Berbudaya, dirinya fokus pada pembangunan infrastruktur seperti jalan dan pendidikan serta kesehatan. Saat ini kondisi ruas jalan di Kota Jambi sudah 90 persen dalam kedaan baik. Selain itu juga, 40 ribu masyarakat Kota Jambi dapat mengakses kesehatan gratis melalui BPJS dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM). "Kami juga sudah membangun banyak Ruang Kelas Baru (RKB) dan membuat sekolah gratis.

Selain itu pendapatan asli daerah Kota Jambi juga meningkat drastis sejak dipimpin oleh Walikota Jambi Syarif Fasha. Selain itu pula juga berhasil melakukan evisiensi anggaran mulai dari peejalanan dinas dan honor-honor kegiatan.

Selain itu, Walikota Jambi Syarif Fasha juga berhasil menutup prostitusi terbesar di Kota Jambi yaitu Payo Sigadung (Pucuk). Selain itu juga memindahkan agen dan sub agen ke Pasar Induk Pal 10 di akhir masa jabatannya. Pemerintah kota Jambi saat ini juga tengah mengembangkan smart city, guna mendukung kinerja pemerintah dan pelayanan masyarakat khususnya di bidang perizinan.

Dari hasil capaian tersebut, indeks kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah meningkat menjadi 78 persen dari sebelumnya hanya sebesar 30 persen. Dari hasil capaian tersebut pemerintah juga berhasil merebut berbagai macam penghargaan dari nasional dan internasional. Salah satunya penghargaan tertinggi di bidang kebersihan dengan menyebut piala Adipura sebanyak 5 kali berturut turut.

Mantan Bupati Bute, Abdul Mutholib, pada seksi dialog mengapresiasi kepemimpinan Walikota Jambi Syarif Fasha yang menurutnya berhasil menggerakkan masyarakat dan pegawai pemerintahan. Dengan segala keberanian dan ketegasan berhasil memajukan kota Jambi dalam waktu yang singkat.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Jambi, Syamsurizal Tan mengatakan bahwa dengan kinerja pemerintahan saat ini dirinya menduga bahwa Pendapatan asli daerah kota Jambi mampu mencapai Rp400 miliar pada 2018. Sebelumnya tahun 2017 Pendapatan Asli Daerah Kota Jambi sebesar Rp335,4 miliar. Sementara tahun 2016 PAD mencapai Rp287,5 miliar.

"Apalagi Kota Jambi menganut visi misi sebagai kota pusat perdagangan dan jasa maka hal ini akan memacu pertumbuhan ekonomi di Kota Jambi," katanya. (Yen)