Senin, 19 Februari 2018 - 12:27:39 WIB
Ganti Rugi di RT 22 dan 32 Masih Dalam Proses
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 159 kali

Mediajambi.com- Proses ganti rugi  yang dialami oleh warga RT 22 dan 36 Kelurahan Payolebar di sekitar pembangunan Jambi City Center (JCC) masih dalam proses. Pihak Pemkot Jambi melalui Dinas PU Kota Jambi dan DPMPTSP bekerjasama dengan JCC sudah menghitung kerugian masing-masing rumah yang retak akibat pembangunan JCC. Tinggal pihak JCC saja yang akan melaksanakan proses ganti rugi tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Sekda Kota Jambi, Budidaya bahwa proses perhitungan kerugian masing-masing rumah sudah dilaksanakan oleh Dinas PU. Jumlah kerugian tersebut sudah di kalkulasikan seluruhnya dan diserahkan kepada pihak JCC.

“Untuk kerugian sudah dihitung. Dinas PU yang menghitungnya. Seluruhnya sudah dihitung untuk setiap masing-masing rumah itu berbeda-beda kerugiannya,”bebernya.

Poses selanjutnya diserahkan kepada pihak JCC yang akan memberikan ganti rugi. “Sesuai perjanjian, targetnya Februari ini harus sudah selesai seluruhnya,”beber Budidaya.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Junedi Singarimbun, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi bahwa Pemkot sudah melakukan penghitungan kerugian masing-masing rumah yang ada sekitar JCC. Menurutnya Sekda Kota Jambi sudah langsung memberikan informasi mengenai hal tersebut kepada Dewan.  “Kita sudah dapat informasinya langsung dari Sekda. Ada 14 rumah yang sudah dihitung kerugiannya karena retak-retak akibat pembangunan JCC. Tinggal proses ganti rugi oleh pihak JCC,”bebernya.

Dikatakan Junedi bahwa ada dua cara ganti rugi yang dilakukan JCC. Bisa dengan cara memberikan konpensasi yaitu uang diserahkan secara langsung kepada pemilik rumah. Atau perbaikan rumah yang langsung dilakukan oleh pihak JCC. “Itu tergantung warga. Maunya yang mana. Kalau mau konpensasi, paling satu hari selesai. Namun kalau rumahnya langsung diperbaiki juga lebih bagus. Targetnya Februari ini harus selesai diperbaiki. Mereka kerugian beragam ada yang Rp 5 juta, Rp 8 juta hingga puluhan juta rupiah,”bebernya. (Yen)