Jumat, 02 Maret 2018 - 07:17:12 WIB
Jurnalis Indonesia Tolak Revisi UU MD3
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Daerah - Dibaca: 191 kali

Mediajambi.com - Sebanyak 146 jurnalis dari berbagai Media dan berasal dari seluruh provinsi di Indonesia menolak revisi UU tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3). Karena akan mengekang kemerdekaan pers. 

"Kami menolak pemberlakuan UU MD3 sebab dipahami mengekang kemerdekaan pers," kata perwakilan insan pers, Fernandus Yusi Adam saat penutupan  Sosialisasi Peningkatan Pemahaman Hak Konstitusional bagi wartawan media massa cetak, TV, radio, dan online se-Indonesia di Pusdik Pancasila dan Konstitusi, Cisarua, Bogor, Kamis (1/3). 

Sikap bersama 146 insan pers diserahkan kepada Wakil Ketua MKRI, Dr Anwar Usman SH MH, yang sekaligus menutup acara sosialisasi. 

Dalam pernyataan sikap itu, insan pers Indonesia juga mendorong seluruh pihak agar menghormati kemerdekaan pers sebab dalam studi kasus selama pelatihan terdapat beberapa UU yang dapat mengekang kinerja pers.

Anwar mengatakan,  pihaknya belum bisa berkomentar banyak terkait hal itu dikarenakan MK sudah menerima tiga permohonan yudisial rivew terkait UU MD3. “Namun terlepas ditandatangani atau tidak, 30 hari jelas dinyatakan berlaku,” ungkapnya.

Ia juga mengomentari terkait profesi wartawan yang memiliki pengaruh besar terhadap dunia. "Pena seorang wartawan luar biasa. Bisa mengubah dunia," katanya.

 “Informasi dari media sudah menjadi kebutuhan pokok bagi masyarakat. Dari itu, peran pers menjadi signifikan bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam kondisi saat ini dibutuhkan media atau pers yang kuat independen, objektif dan professional,” terangnya.