Kamis, 08 Maret 2018 - 11:36:21 WIB
SOS : Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Ragam - Dibaca: 184 kali

Mediajambi.com - Stop kekerasan terhadap perempuan dan anak itulah thema peringatan hari perempuan internasional. Pasalnya berdasarkan data tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak di Provinsi Jambi mencapai 114 orang tahun 2016 dan turun menjadi 106 kasus tahun 2017.

“Provinsi Jambi saat ini dalam kategori tidak sedang aman-aman saja, dari pelaku-pelaku kejahatan perempuan dan anak,” ujar Ketua Save Our Sisters (SoS) Jambi Zubaidah dalam orasinya, Kamis (8/3/2018).

Bahkan kata dia kekerasan terhadap perempuan juga terjadi di kampus yang dilakukan oleh dosen terhadap mahasiswinya. “Ada sekitar lima orang yang menjadi pelecehan yang dilakukan dosen di dua kampus. Anehnya pihak kampus melakukan pembiaran terhadap tindakan tersebut untuk menyelamatkan nama baik kampus,” ujarnya.

Selain itu Save Our Sisters juga menyesalkan praktek tes keperawanan yang masih berlangsung diinstitusi kepolisian bagi calon Polwan. Dia menilai tes keperawanan merupakan tindakan diskriminasi terhadap perempuan.

 Save Our Sisters menyoroti persoalan perempuan di desa yang dikepung perusahaan tambang. Seperti yang dilakukan PT Minimex Sarolangun tepatnya di Taman Dewa dampanya 22 rumah warga retak dan puluhan sumur kering. Sehingga perempuan terpaksa menggunakan air kotor untuk kebutuhan sehari-hari. “Mereka mengeluh gatal-gatal dan menggunakan air kotor juga mengganggu reproduksi perempuan,” ungkapnya.

Pada peringatan Hari Perempuan Internasional, Save Our Sisters (SoS) Jambi, mengadakan rangkaian kegiatan kampanye "Stop Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak". Kegiatan ini dikemas dalam menari one bilion rising bersama, dan selanjutnya akan dilaksanakan penampilan seni budaya seperti tari, akustik, musikalisasi puisi, drama, dan lain-lain.

Kegiatan berlangsung dari Simpang BI (Menari OBR Bersama), Kantor Badan Pemberdayaan perempuan, Kantor DPRD Provinsi Jambi.(mas)