Senin, 12 Maret 2018 - 20:09:47 WIB
Kasus DBD di Kota Jambi Turun
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 154 kali

Mediajambi.com- Kasus DBD di kota Jambi terus mengalami penurunan. Hal ini yang  tentunya membawa dampak positif terhadap masyarakat kota Jambi. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Jambi pada 2016 lalu tercatat sebanyak 567 kasus DBD di kota Jambi dan 7 diantaranya meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2017 tercatat sebanyak 142 kasus DBD dan satu diantaranya meninggal dunia. Pada 2018 tercatat sebanyak 28 kasus DBD di kota. 

Disampaikan oleh Nur Indrayeti, Kabid Pencegahan dan pengendalian penyakit Dinas Kesehatan Kota Jambi bahwa jika dibandingkan setiap tahunnya, maka kasus DBD selalu mengalami tren penurunan. Hal ini juga dipicu oleh kebiasaan dan gaya hidup masyarakat. "Saat ini kita lihat kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di sekitar cukup baik dan ini sangat berpengaruh terhadap kasus DBD yang ada di kota Jambi terhitung di 2018 kali ini hanya ada 28 kasus dan Insya Allah tidak ada yang meninggal dunia. Kita berharap kasus ini menurun terus menerus setiap tahunnya,"ujarnya.

Dikatakan Nur bahwa salah satu upaya pemerintah kota Jambi dalam mengurangi angka DBD adalah dengan melakukan Jum,at bersih dan gotong royong setiap minggunya. Juga sosialisasi yang terus dilakukan terhadap hal yang harus dilakukan untuk mencegah DBD di lingkungan sekitar. "Pemkot juga sudah mencanangkan Jum,at Bersih hati dan gotong royong setiap hari Minggu yang dilakukan oleh masyarakat. Hal ini tentu saja berpengaruh terhadap kebersihan lingkungan sekitar. Sehingga bisa mengurangi perkembangan  jentik nyamuk,"bebernya.

Dikatakan Nur bahwa tren setiap tahun biasanya jumlah kasus DBD lebih banyak terjadi selama bulan Januari dan Februari. Ini disebabkan karena adanya peralihan musim kemarau ke musim hujan. "Rata-rata kasus banyak terjadi di Januari dan Februari. Terutama mulai memasuki musim hujan dan ini terus kita galakkan agar warga menjaga kebersihan dan menghindari terjadinya genangan air. Selain itu juga karena  saat ini air pdam sudah lancar. Sebab beberapa tahun yang lalu kasus DBD bisa mencapai 500 hingga 600 kasus.Salah satunya juga disebabkan karena air pdam yang keluar kurang lancar sehingga air bersih kurang mengalir ke masyarakat,"bebernya. (yen)