Sabtu, 17 Maret 2018 - 16:04:27 WIB
Reuni Back To Melati 2018 Berlangsung Sukses
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Ragam - Dibaca: 199 kali

Mediajambi.com - Reuni kampung Melati dengan nama Back To Melati 2018 berlangsung sukses. Hadir seluruh sanak saudara yang berasal dari berbagai penjuru daerah berkumpul dalam acara temu kangen, Sabtu (17/03/2018) bertempat di Jlan Cut Mutia No 4 Jambi Timur.

Acara yang diawali dengan senam pagi bersama kemudian dilanjutkan dengan acara temu kangen ini sebagai upaya menjalin silaturahmi antar warga Melati yang kini telah berpencar-pencar di berbagai daerah di Indonesia. Bahkan tidak sedikit anak Melati yang sukses dan menduduki berbagai jabatan strategis di Negara ini.

Ketua Panitia H Lukman Jafri mengatakan acara ini baru pertama sekali diadakan. Namun bisa berlangsung sukses. "Saya mengucapkan terima kasih atas kerja keras seluruh panitia, yang telah menyiapkan acara ini secara maksimal," ujarnya.

Bahkan kata dia acara ini akan tetap dilaksanakan setiap tahunnya. "Tahun depan insya Allah lebih meriah lagi dan acara ini terlepas dari dunia politik dan murni ajang silaturahmi," ucapnya.

Robert Sianturi mewakili anak Melati di Jakarta mengatakan anak-anak Melati atau Budak melati dikenal nakal, tapi  sukses. Banyak sumbangsih yang diberikan untuk pembangunan Ptovinsi Jambi. seperti ide pembangunan jembatan Batanghari II dan jembatan Suak Kandis yang dibangun menggunakan dana APBN. Karena waktu itu Pemerintah Provinsi Jambi tidak memiliki dana untuk membangun jembatan dengan sistem multi year. "Saya usulkan masuk APBN. Saat itu saya menjadi Direktur Binamarga Wilayah Barat," ujar Maulana Singedekane.

Menurutnya kegiatan seperti harus terus dilakukan agar generasi penerus tahu apa dan dimana kampung Melati. Awalnya nama jalan ini Melati kemudian berubah nama menjadi Merpati dan terakhir berganti nama dengan jalan Cut Mutia.

Dulu kata dia di kawasan ini hanya ada delapan rumah. Anak-anak banyak yang hobby musik, sehingga ada beberapa pemain band yang lahir tempat ini. "Kini kami sudah uzur, tapi tetap semangat menjalani masa tua. Ini ajang silaturahmi warga Melati dan tradisi ini akan tetap dipertahankan," ucapnya.(mas)