Rabu, 21 Maret 2018 - 14:55:27 WIB
Porprov Bungo dan Tebo 2018 Terancam Batal
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Olahraga - Dibaca: 580 kali

Mediajambi.com - Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XXII/2018 di Bungo dan Tebo yang rencananya akan dilaksanakan tanggal 9-17 September 2018 mendatang terancam batal. Pasalnya hingga saat ini belum ada kejelasan cairnya dana hibah untuk KONI Provinsi Jambi. Hal ini terungkap pada rapat koordinasi Koni Provinsi Jambi, Koni kabuaten/kota dan Pengprov Cabor bersama Pengurus Besar Porprov XXII/2018 di Bungo dan Tebo, Rabu (21/03/2018).

Ketua umum KONI Provinsi Jambi H Indra Armendaris mengatakan dana hibah dari Pemprov Jambi untuk tahun aggaran 2018 sebesar Rp10 miliar. "Koni Provinsi Jambi awalnya mengusulkan anggaran Rp 34 miliar setelah berkoordinasi turun menjadi 25 miliar. Selanjutnya Tim anggaran keuangan daerah (TAPD) disepakati Rp 10 miliar," ujarnya.

Namun dalam perjalannya setelah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah (BKUDA) Provinsi Jambi dana hibah untuk Koni Provinsi Jambi pada APBD murni tidak bisa dicairkan. "Saya juga telah berkoordinasi dengan Sekda dan dana hibah akan dialihkan pada APBD Perubahan 2018 mendatang. Jadi anggaran ini bisa dicairkan sekitar bulan Oktober," ucapnya.

Ada wacana BKUDA akan mengundang seluruh penerima hibah, untuk menyelesaikan masalah ini. Namun hingga saat ini belum ada kejelasannya, kapan dana hibah Koni ini akan dicairkan. Pemerintah Provinsi Jambi belum ada member kepastian. "Beberapa waktu lalu Pak Gubernur juga mengatakan kepada saya ada pengurangan hibah untuk Koni karena ada biaya rehab gedung," ujarnya.

Namun demikian  Indra berharap kepada seluruh insan olahraga dapat optimis dalam memajukan olahraga di Provinsi Jambi. "Kita tidak bisa menyalahkan siapa-siapa terkait persoalan anggaran ini," ujarnya.

Tidak cairnya anggaran pada APBD murni ini disebabkan belum ditandatangani dokumen oleh Pjs Sekda H Erwan Malik, karena keburu kena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh KPK.

Menanggapi masalah ini pengurus besar (PB) sepakat jika anggaran dana hibah tidak bisa cair pada APBD murni maka pelaksanaan Porprov ditunda.

“Walaupun pelaksanaan Poprov 2018 ditunda, namun kami tetap akan menyiapkan seluruh fasilitas. Kami tetap optimis Porprov XXII dapat terlaksana dengan baik dan sukses,” ujar Ketua KONI Bungo Khaidir Saleh.

Selanjutnya dia anggaran yang diajukan cabor membengkak, bahkan membuncit. Bahkan ada katanya cabor yang menganggarkan untuk Porprov menggunakan wasit nasional dari daerah yang jauh, yaitu Menado. "Mengapa harus dari Menado kalau di Jambi atau Jakarta masih ada wasit nasionalnya, karena kalau dari Menado berarti pemborosan dana," tegasnya.

Ketua harian PB Tebo Mardiansyah juga tetap optimis dan minta rekomendasi BPK. Tahapan porprov tetap dijalankan, tanpa bantuan hibah koni Provinsi pelaksanaan Porprov harus ditunda. Tak mungkin dilakukan hanya 12 cabor.(mas)