Senin, 02 April 2018 - 12:14:23 WIB
Kota Jambi dan Muarobungo Mengalami Inflasi
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 202 kali

Mediajambi.com - Pada bulan Maret 2018 Kota Jambi dan Muarobungo mengalami inflasi. Masing masing 0,63 persen dan 0,32 persen dengan IHK sebesar 131,53 dan 130,20.

Kepala BPS Provinsi Jambi Dadang Hardiwan mengatakan inflasi di Kota Jambi terjadi pada lima kelompok pengeluaran barang dan jasa dan di Muarobungo juga terjadi pada lima kelompok. Hal ini disebabkan adanya kenaikan indeks harga. "Laju inflasi tahun kalender Kota Jambi bulan ini sebesar 0,70 persen dab laju inflasi tahun ke tahun 4,28 persen. Sedangkan laju inflasi di Muarobungo sebesar 0,43 persen dan tahun ke tahun 3,15 persen," ujarnya pada berita resmi statistik, Senin (2/4/2018).

Dijelaskannya, lima kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu bahan makanan 2,28 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,06 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,02 persen, kesehatan 0,01 persen dan tranfortasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,43 persen. "Sedangkan dua kelompok yang mengalami deflasi yaitu sandang 0,18 persen dan pendidikan, rekreasi dan olahraga 0,01 persen," jelasnya.

Selanjutnya di Muarobungo kelompok pengeluaran yang mengalami inflasi yaitu bahan makanan 0,53 persen, makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau 0,32 persen, perumahan, air, listrik dan bahan bakar 0,10 persen, sandang 0,61 persen serta kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga 0,59 persen. "Dua kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi yaitu kesehatan 0,01 persen dan tranfortasi, rekreasi dan jasa keuangan 0,04 persen," ucapnya.

Selanjutnya inflasi ini dampak dari adanya kenaikan harga BBM jenis Pertalite yang mengalami kenaikan sebesar Rp 200/liter. 

Selama tiga tahun belakangan ini inflasi di Kota Jambi merupakan yang tertinggi. Tahun 2016 sebesar 0,26 persen, 2017 sebesar 0,31 persen dan 2018 sebesar 0,63 persen. 

Komoditi penyumbang inflasi di Kota Jambi yakni cabe merah, mobil, bawang merah, bayam, daging ayam ras, udang basah, bawang putih, kangkung, bensin dan sawi hijau. Sedangkan di Muarobungo yaitu komoditi cabe merah, bawang merah, nasi dengan lauk, biaya jaringan saluran TV, bawang putih, daging ayam ras, sabun detergen bubuk, siomai, cabe rawit dan sepatu.

Sementara jika digabungkan inflasi Kota Jambi dan Muarobungo sebesar 0,60 persen. Enam kelompok pengeluaran mengalami inflasi, tertinggi kelompok bahan makanan  sebesar 2,11 persen diikuti kelompok tranfortasi, komunikasi dan jasa keuangan 0,39 persen. Makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau 0,08 persen, pendidikan rekreasi dan olahraga 0,05 persen, perumahan, air, listrik, gas dan bahan bakar 0,03 persen dan kesehatan 0,01 persen. Sedangkan yang mengalami deflasi kelompok sandang sebesar 0,09 persen.(mas)