Kamis, 19 April 2018 - 08:12:24 WIB
Saleh Ridho, Masih Kendala Alat Uji Kir Belum Standar SOP
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 165 kali

Mediajambi.com- Untuk melakukan optimalisasi KIR, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jambi menyampaikan kendala yang dihadapi saat pengujian kendaraan bermotor pada DPRD Kota Jambi.

Menurut Kepala Dishub Kota Jambi, Saleh Ridho pihaknya merekomendasikan terkait dengan alat uji yang saat ini masih belum sesuai standar. Sehingga alat uji yang dipakai saat ini belum sesuai dengan standar operasional (SoP) yang ada. Agar dapat sesuai dengan standart maka alat ini  harus dikalibrasi.

"Kalau sudah dikalibrasi nanti setiap pengujian kendaraan bermotor akan keluar hasil print out secara langsung setelah pengujian selesai dilakukan," kata Saleh Ridho, Rabu (18/4).

Dirinya menyembutkan untuk melakukan kalibrasi pada alat uji KIR, Pemkot Jambi harus mengeluarkan anggaran sekitar Rp 1,2 Miliar. Sementara untuk pergantian seluruh alat uji membutuhkan dana sebesar Rp 6,5 Miliar.

"Setelah kita kalibrasi alat ini, akan ada akreditasi. Sehingga untuk wilayah Provinsi Jambi bisa melakukan uji KIR di Kota Jambi," ujarnya.

Menurutnya, dengan melakukan kalibrasi potensi PAD dari KIR akan semakin meningkat. Karena jika sudah terakreditasi maka masyarakat dari wilayah Provinsi Jambi banyak yang akan melakukan Uji KIR di Kota Jambi.

"Untuk tahun 2017, PAD dari uji KIR mencapai Rp 2,8 miliar. Saat ini kita sedang mengajukan untuk dianggarkan tahun 2019 nanti. Namun jika memang tidak bisa dianggarkan maka Uji KIR ini bisa di swastakan," katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi Junaedi Singarimbun menyebutkan bahwa pihaknya sudah merekomendasikan untuk anggaran kalibrasi melalui Pansus. Menurutnya jika alat Uji KIR sudah dikalibrasi maka akan mendapat sertifikat akreditasi.

"Sehingga jika sudah dikalibrasi kendaraan dari luar daerah Kota Jambi bisa melakukan uji KIR di Kota Jambi. Tentunya ini akan menambah PAD dari uji KIR," ujarnya.

Terkait jika pengujian kendaraan bermotor akan diswastakan, jika pemerintah tidak siap untuk menganggarkan dana untuk Kalibrasi alat uji KIR. Junaedi menyebutkan bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu. "Karena ini sudah kita usulkan, dan akan dianggarakan pada 2019," ujarnya.(yen)