Selasa, 08 Mei 2018 - 13:14:00 WIB
Warga Sebrang Kota Mendatangi Dinas PUPR Kota
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 99 kali

Mediajambi.com- Warga Seberang Kota Jambi mendatangi Dinas PUPR Kota Jambi dan Gedung DPRD Kota Jambi, Senin (7/5). Mereka menuntut beberapa hal terkait ganti rugi lahan dan pembangunan jalan di kawasan seberang Kota Jambi.

Disampaikan oleh pria yang akrab disapa Pak Do bahwa tuntutan mereka ada beberapa hal diantaranya warga menuntut agar mutu pekerjaan jalan harus sesuai standar, pembangunan perluasan jalan dilanjutkan dari Jembatan Olak Kemang hingga ke Tanjung Johor, meminta agar warga sekitar juga bisa dimanfaatkan tenaganya untuk mengerjalan proyek jalan tersebut. “Ado juga warga yang belum menerima ganti rugi,”ujarnya.

Ditambahkan Abdurrahim, salah seorang ketua RT di Kelurahan Tanjung Johor yang juga ketua lembaga adat Kelurahan bahwa yang belum dibayar ganti rugi tersebut diantaranya dari Tanjung Pasir hingga ke Olak Kemang ada lima hingga 6 orang. Sedangkan dari Olak Kemang hinggga ke Tanjung johor jumlahnya cukup banyak. “Masih banyak yang belum. Jumlah ganti ruginya sayo kurang tahu,”bebernya.

Menanggapi hal ini, Ajrisa Windra, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Jambi yang menerima warga yang berdemo mengatakan bahwa  ganti rugi untuk pelebaran jalan di Seberang Kota Jambi sudah dibayarkan secara keseluruhan. “Data dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) sebelum saya bahwa semua ganti rugi sudah diselesaikan dan tidak ada lagi masalah. Kalaupun ada, ini akan kita evaluasi lagi dan kita cek kembali,”bebernya.

Untuk mutu, Ajrisa mengatakan bahwa dalam bekerja, pihaknya sudah menjalaninya sesuai dengan standar yang ada. “Semua pengerjaan sudah ada uji labornya semua. Jika masih ada warga yang menemukan pengerjaan yang tidak sesuai standar, tolong langsung laporkan ke kami agar bisa kami evaluasi,”bebernya.

Dikatakan Ajrisa bahwa pada 2016, Pemkot sudah menganggarkan sebesar Rp 23 miliar untuk kawasan Seberang Kota Jambi. Pada 2017 sebesar Rp 43 miliar dari pada 2018 Pemkot mengucurkan anggaran sebesar Rp 35 miliar untuk pembangunan di Seberang.

Sementara itu menurut M. Nasir, Ketua DPRD Kota Jambi yang juga menerima pendemo mengatakan bahwa untuk warga yang belum menerima ganti rugi, akan dibayarkan pada anggaran perubahan di 2018 mendatang. “Sebab ternyata ada yang tercecer. Yang belum dibayar, akan kita anggarkan di ABT 2018 ini. Untuk pembangunan di 2019 nanti, sudah kita koordinasikan dengan PU agar mereka membuat perencanaannya,”ujarnya. (Yen)