Senin, 28 Mei 2018 - 13:43:37 WIB
Pemkab Kerinci Hibahkan Aset Kantor Imigrasi ke Kemenhum dan HAM
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Daerah - Dibaca: 104 kali

Mediajambi.com - Pemerintah Kabupaten Kerinci mengibahkan Kantor Imigrasi Klas III Kerinci berupa tanah, gedung bangunan dan peralatan mesin kepada Kanwil Kemenkum dan HAM, senin 28 Mei 2018.

 Kepala Kantor Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Jambi Bambang Palasara mengatakan total nilai hibah 1,455 miliar yang dulunya merupakan Kantor Camat Sanggaran Agung, Kabupaten Kerinci yang dijadikan Kantor Imigrasi klas III Kerinci. Selanjutnya juga diserahkan 11 orang pegawai. Sejak beroperasi tahun 2017 lalu hingga saat ada sebanyak 6.518 dokumen keimigrasian yang etlah dibuat dan 28 dokumen WNA serta menangkap 6 orang asing yang menyalahi aturan dan tidak sesuai dokumen tinggal.

Bambang sangat mengapresiasi penghibahan kantor Imigrasi klas III Kerinci kepada Kanwil Hukum dan Ham Provinsi Jambi. "Dalam beberapa bulan ini juga akan diresmikan kantor imigrasi Bungo. Sehari sudah dapat melayani 15 dokumen imigrasi yang berasal dari Damasraya dan sekitarnya," ucapnya.

Dengan demikian di Provinsi Jambi terdapat empat kantor Imigrasi yakni di Kota Jambi, Tungkal, Kerinci dan Bungo. Dengan demikian pembuatan paspor dan dokumen keimigrasian pelayanan akan lebih baik.

Plt Gubernur Jambi H Fachrori Umar mengatakan penyerahan aset ini sebagai upaya memberi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat dan mengapresiasi atas hibah yang diakukan ini. Sehingga pelayanan kepada masyarakat akan lebih baik. Pelayanan prima sangat dibutuhkan dan kualitas pelayanan. Dia minta kanwil hukum dan ham memelihara aset yang diserahkan. Dengan demikian pelayanan kepada masyarakat akan lebih optimal terutama dalam pengurusan dokumen keimigrasian.

Pjs Bupati Kerinci Agus Sunaryo mengatakan kesepakatan telah dilakukan dan hanya melanjutkan. Dengan adanya kantor imigrasi ini akan memudahkan warga kerinci mengurus dokumen ke imigrasian. Hal imi disebabkan banyak warga kerinci yang bekerja di luar negeri seperti malaysia dan negara lainnya. Selain itu juga dengan adanya kantor ini juga tentunya daat melakukan pengawasan terhadap orang asing.(mas)