Senin, 04 Juni 2018 - 10:59:10 WIB
Harga Ayam Potong Turun Rp2.000 per kilo
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 155 kali

Mediajambi.com - Harga daging ayam potong dibeberapa pasar tradisional di Kota Jambi mengalami penurunan. Sebelumnya pedagang pengecer menjual dengan harga Rp 34.000/kg hari ini turun menjadi Rp32.000/kg atau terjadi penurunan sebesar Rp2.000/kg. Turunnya harga daging ayam potong ini disebabkan bertambahnya pasokan dari agen.
Kepala Dinas Perindag Provinsi Jambi Ariansyah dalam laporanya mengatakan rata-rata harga daging ayam potong dibeberapa pasar tradisional di Kota Jambi turun Rp2.000/kg. Di pasar Angso duo harga daging ayam Rp 34.000/kg turn menjadi Rp32.000/kg. Sedangkan di pasar Talang Banjar sebelumnya harga daging ayam potong Rp35.000/kg turun menjadi Rp33.000/kg. Begitu juga di pasar Simpang Pulai juga mengalami penurunan dari Rp35.000/kg menjadi Rp33.000/kg. “Daging ayam mulai stabil, hal ini disebabkan bertambahnya pasokan dari sentra ayam baik local maupun luar daerah,” ujarnya.
Dikatakannya komoditas yang mengalami penurunan yaitu Cabe Merah besar mengalami kenaikan harga dari Rp.18,000 menjadi Rp.20.000 atau sebesar Rp.2.000. Begitu juga Cabe Merah keriting mengalami kenaikan harga dari Rp.20,000 menjadi Rp.22.000 atau sebesar Rp.2.000. Sedangkan komoditi lain tidak mengalami kenaikan atau dengan kata lain stabil.
Stabilnya harga-harga komoditi kebutuhan pokok ini selain bertambahnya pasokan juga disebabkan pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota dalam bulan Suci ramadhan ini menggelar pasar murah. Dengan adanya bazaar murah Ramadhan setidaknya dapat meringankan ibu-ibu rumah tangga yang hendak berbelanja. Pasalnya pemerintah memberi subsidi terhadap barang yang dijual. “Konsumen juga tidak berdesak-desakan ke pasar untuk membeli kebutuhan pokok,” ucapnya.
Dia berharap harga-harga komoditi kebutuhan pokok dapat stabil dan tidak terjadi kelangkaan hingga menjelang dan pasca Idul Fitri 1439 Hijriah 2018. Namun demikian dia berharap kepada ibu-ibu rumah tangga jangan melakukan aksi beli, jangan sampai agen menahan stok . “Belilah barang sesuai kebutuhan,” ucapnya lagi.(mas)