Kamis, 12 Juli 2018 - 07:30:45 WIB
PAD Kota Jambi Capai 56 Persen
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 63 kali

Mediajambi.com- Hingga memasuki tri wulan kedua, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Jambi sudah mencapai 56 persen. Dari target PAD 2018, sebesar Rp 483 miliar, saat ini PAD Kota Jambi sudah lebih dari 50 persen. Pemkot optimis akan PAD Kota Jambi akan melebihi target yang telah ditentukan.

Disampaikan oleh Walikota Jambi Syarif Fasha bahwa berdasarkan hasil rapat evaluasi PAD semester pertama, pihaknya optimis PAD Kota Jambi akan melebih target. “Target ini PAD di 2018 ini sebesar Rp 483 miliar, namun kita optimis bisa mencapai Rp 500 miliar hingga Desember 2018 nanti. Jika memang ini terealisasi, maka ini menjadi prestasi tersendiri bagi Kota Jambi,”bebernya.

Fasha menjelaskan bahwa target PAD RP 483 miliar tersebut didapat dari tiga sumber yakni pajak daerah, retribusi dan sumber pendapatan lain. “Dari tiga sumber inilah kita optimis bisa melebihi target. Namun perlu diingat Pemkot tidak menaikkan pajak namun melakukan optimalisasi pajak. Sebab, hingga saat Pemkot Jambi tidak pernah menaikkan pajak,”bebernya.

Dikatakan Fasha bahwa memasuki tri wulan kedua atau semester pertama 2018, Pemkot Jambi sudah berhasil menghimpun PAD lebih dari 50 persen. “Normalnya kalau semester pertama itu baru 50 persen, kalau kita sudah lebih 56 persen. Tentu ini juga menjadi prestasi,”ujarnya.

Dikatakannya bahwa penyumbang PAD yang paling banyak diantaranya dari pajak hotel, restaurant, parkir dan penerangan jalan. Sedangkan untuk PBB masih sangat kecil dalam menyumbang PAD. “Kalau PAD dari PBB itu masih sedikit. Target kita hanya Rp 28 miliar dan paling yang terealisasi tidak mencapai angka itu. Namun kita tetap melakukan optimalisasi,”bebernya.

M. Subhi, Kepala Badan Pengelola Pajak dan retribusi Daerah  (BPPRD) Kota Jambi bahwa untuk PAD dari 11 jenis pajak daerah, hingga saat ini sudah mencapai 51,8 persen. Atau diangka Rp 103 miliar dari jumlah target Rp 200 miliar.

“Pada dari pajak daerah sudah mencapai 51,8 persen. Dan dari target kita Rp 200 miliar, kita optimis bisa mencapai melebihi target realisasi hingga Rp 205 miliar pada Desember 2018 nanti,”bebernya.

Dikatakannya bahwa untuk penyumbang pajak terbesar adalah dari pajak restaurant dan iklan. “Kita terus melakukan jemput bola. Nanti untuk PBB kita juga akan menyusur ke mall, perumahan dan tempat keramaian lainnya,”bebernya. (Yen)