Kamis, 12 Juli 2018 - 07:36:22 WIB
Rumah Sakit Masih Kekurangan Kamar Pasien
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 172 kali

Mediajambi.com- Kota Jambi dinilai masih kekurangan jumlah kamar untuk layanan kelas 2 dan 3, karena pemain swasta lebih banyak memperbanyak kamar untuk layanan VVIP dan VIP. 

Berdasarkan data Dinkes Kota Jambi, total rumah sakit di daerah ini sebanyak 17 unit. Dari jumlah tersebut Kota Jambi masih membutuhkan sebanyak 404 kamar di tahun 2019. 

Walikota Jambi Syarif Fasha mengatakan bahwa kota Jambi saat ini masih membutuhkan beberapa Rumah Sakit bertaraf nasional. Berdasarkan data di kota Jambi masih membutuhkan sekitar 404 kamar di tahun 2019.

"Sebetulnya lebih dari itu, karena sebenarnya rumah sakit di sini bukan hanya melayani warga Kota Jambi tetapi juga warga di luar dari Kota Jambi," kata Walikota Jambi Syarif Fasha usai peletakan batu pertama pembangunan Rumah Sakit Theresia 2 di Talang Gulo Kota Jambi, Selasa, (11/7).

Fasha mengatakan bahwa dirinya mengajak seluruh rumah sakit baik pemerintah maupun swasta agar dapat memberikan pelayanan yang murah manusiawi dan berkualitas kepada masyarakat. 

"Karena memang sangat sulit untuk menggabungkan ketiganya, tapi ini adalah tantangan," katanya.

Menurutnya untuk berinvestasi di bidang kesehatan dibutuhkan modal yang tidak sedikit. Mulai dari lokasi, pembangunan fisik, hingga menyiapkan peralatan medis yang harganya sangat mahal. Untuk itu dirinya memberikan kemudahan berinvestasi di Kota Jambi.

Menanggapi hal ini Pongky PB Supangkat yang merupakan Manajer Proyek Pembangunan Rumah Sakit ST Theresia 2 mengatakan bahwa pihaknya akan membangun rumah sakit dengan tipe C. Rencananya pihaknya akan berinvestasi senilai Rp200 Miliar untuk membangun rumah sakit ST Theresia 2 yang berlokasi di Talang Gulo.

"Peluang bisnisnya memang masih ada karena berdasarkan data Kota Jambi masih kekurangan 404 tempat tidur pasien," katanya.

Pongky menambahkan nantinya Rumah Sakit tersebut akan dibangun setinggi 7 lantai di atas lahan seluas 7000 meter persegi. 

"Kami bisa menyediakan sekitar 165 kamar untuk pasien, sehingga bisa mengurangi kekurangan yang ada saat ini," ujarnya.

Dia menambahkan nantinya pengerjaan Rumah Sakit Theresia 2 akan memakan waktu sekitar 14 bulan sehingga diperkirakan awal tahun 2020 Rumah Sakit tersebut sudah bisa beroperasi dan melayani pasien. (Yen)