Rabu, 25 Juli 2018 - 12:06:03 WIB
Temukan Enam Titik Api, Bupati Tetapkan Merangin Status Darurat Siaga Karhutla
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Daerah - Dibaca: 48 kali

Merangin - Bupati Merangin H Al Haris, menyatakan Kabupaten Merangin dalam status darurat siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), sejak 25 Juni lalu. Ini menyusul adanya kekhawatiran Bumi Tali Undang Tambang Teliti diselimuti kabut asap.

Guna pencegahan dini atas bencana Karhutla yang akan terjadi, bupati pada Rabu pagi (25/7), menggelar apel siaga Karhutla dalam rangka menghadapi bencana Karhutla di Kabupaten Merangin 2018.

Apel yang berlangsung di halaman depan Kantor Bupati Merangin itu, diikuti pasukan TNI, Polri, Satpol PP, Damkar, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Merangin dan tim pemadam kebakaran dari PT SAL (Perkebunan).

‘’Jadi tujuan kita lakukan apel ini agar petugas Karhutla kita di lapangan, selalu siap siaga. Mereka harus siap memadamkan api, bila terjadi Karhutla dan mengevakuasi korban bila ada,’’ujar Bupati.

Bupati mengintruksikan, Merangin jangan menjadi daerah penyumbang asap ketika Asean Game berlangsung. Jangan sampai ada hotspot (titik api) selama dan setelah pelaksanaan Asean Game berlangsung.

Selain itu bupati juga menghimbau dan memastikan, tidak ada warga yang membuka lahan dengan sistem pembakaran. Lebih dari itu, warga juga dilarang membakar sampah di perkarangan rumah.

Kepala BPBD Merangin Mardanysah Saidi, mengatakn kabut asap yang menyelimuti Kabupaten Merangin dalam sepekan terakhir, berasal dari kabupaten tetangga yang ditemukan hotspot, di Kabupaten Batanghari, Muarajambi dan Tanjungjabung Timur.

Diakui Mardansyah, memang pada Juni lalu terdapat enam titik api yang tersebar di empat kecamatan dalam Kabupaten Merangin, Kecamatan Nalotantan, Jangkat Timur, Muara Siau dan Tiang pumpung.

‘’Tapi sudah lima hari terakhir ini, titik api itu telah padam. Untuk itu saya mengimbau pada puncak musim panas yang terjadi mulai April sampai September nanti, jangan ada warga yang ‘bermain api’,’’pinta Mardanysah.

Untuk pencegah terjadinya Karhutla lanjut mantan Kabag Humas Setda Merangin ini, PBPD Merangin telah mendirikan Posko Induk Satgas Karhutla dan Posko Pembantu Satgas Karhutla di sejumlah kecamatan rawan terjadi Karhutla. (ali)