Selasa, 11 September 2018 - 12:42:56 WIB
Fasha : Kepemimpinan lahir karena dipersiapkan sejak dini
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 35 kali

Mediajambi.com-  Walikota Jambi DR. H. Syarif Fasha, ME kembali membuktikan kalibernya sebagai seorang motivator ulung. Sebagai seorang praktisi dalam dunia kepemimpinan, Walikota Fasha mampu membangkitkan motivasi para generasi muda "jaman now".

Setidaknya hal tersebut tampak nyata saat Walikota Fasha, Sabtu pagi (8/9), didaulat menjadi pembicara dan narasumber pada kegiatan UKM  Rohis Ar-Rahman Universitas Jambi, yang bertajuk "Salam Mahasiswa Unja Tahun 2018, Generasi Muslim untuk Indonesia Jaya.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Balairung Unja tersebut, antusias diikuti oleh ratusan mahasiswa baru, kampus yang dikenal dengan Kampus Pinang Masak tersebut. 

Selain Walikota Fasha, seminar motivasi dan talkshow bagi mahasiswa itu juga diisi materi tentang keamanan dan bela negara, yang disampaikan langsung oleh Kapolda Jambi Irjen Pol. Drs. Muchlis, AS, M.H. 

Pada kesempatan itu, Walikota Jambi didaulat untuk memberikan materi dan motivasi tentang kepemimpinan dalam perspektif Islam. Dalam paparannya, Walikota Fasha banyak memberikan motivasi dan "virus positif" optimisme di hadapan mahasiswa yang hadir di ruangan tersebut.

"Selama ini saya telah menjalani kuliah sebanyak 4 kali, jurusan seluruhnya tidak ada yang linear, mulai dari ilmu teknik sipil, manajemen, ekonomi pembangunan dan pemerintahan. Mengapa tidak ada yang linear? karena kebutuhan dan 'passion' akan bidang yang sedang saya geluti, mulai dahulu dari karyawan, pengusaha, sampai saat ini jadi Walikota. Oleh karena itu kalian jangan pernah berpuas diri apalagi galau dalam menempuh pendidikan. Selalu fokus pada tujuan dan passion kalian," ujar Walikota Fasha.

Pada kesempatan itu, Fasha menjelaskan peran penting pemuda sebagai pelopor kepemimpinan masa depan.

"Pemuda berperan penting dalam pembangunan, yaitu sebagai kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan. Pemuda juga selama ini memiliki andil besar dalam sejarah kebangkitan bangsa, oleh karenanya, maju mundurnya suatu bangsa, tergantung pemudanya. Tantangan pemuda masa depan adalah menjadi pemimpin yang berkarakter dan berintegritas tinggi. Mampu melihat, mendengar, merasakan dan berbuat. Oleh karena itu, kepemimpinan harus dipersiapkan sejak dini dan kalian harus mampu menjadi pemimpin sedari dini," sebut Fasha.

Selain memotivasi mahasiswa untuk tidak pantang menyerah dan berpuas diri akan pendidikan, Fasha juga mengajak generasi muda penerus bangsa itu, untuk senantiasa mensyukuri nikmat yang dianugerahkan Tuhan dan menjadi pelopor persatuan bangsa.

"Allah menjanjikan kebaikan bagi umatnya yang pandai bersyukur. Jika selalu bersyukur, maka nikmat akan selalu bertambah dan didatangkan rezeki dari tempat yang tidak terduga. Jangan mudah terpecah belah karena tantangan kedepan lebih berat bagi kalian dalam menjaga momentum persatuan dan kesatuan bangsa. Waspadai proxy war, yang akan menghancurkan bangsa secara perlahan dan tak kasat mata. Pemuda harus jadi tameng, jangan sampai arus materialisme hedonisme, pornografi, seks bebas, narkoba, meredupkan rasa nasionalisme patriotisme dalam diri kalian. Kalian adalah generasi harapan bangsa, penerus perjuangan kami dimasa yang akan datang," pungkas Fasha.

Suasana kuliah umum tersebut terasa makin seru karena Walikota Fasha membawakannya dengan apik dan tidak monoton. Walikota Fasha dalam paparannya sering menyelipkan sesi diskusi interaktif bersama peserta. Selain melatih keberanian dan kemampuan dalam berkomunikasi efektif, kiat tersebut menurut Fasha turut pula mengasah jiwa kepemimpinan diantara mahasiswa. 

Seperti biasanya, pada sesi challenge tersebut, Walikota Fasha memberi hadiah kepada mahasiswa yang berhasil menjawab pertanyaan dengan sebuah buku biografi miliknya yang berjudul "Bocah Minyak Jelantah". Mahasiswa yang mendapatkan buku itu, tampak antusias meminta tanda tangan oleh Walikota Jambi yang terpilih untuk periode kedua tersebut.(*)