Selasa, 09 Oktober 2018 - 09:10:12 WIB
Pemkot Jambi Lakukan Tes Setiap OPD Untuk Penilaian Sakip
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Kota - Dibaca: 66 kali

Mediajambi.com -Pemerintah Kota Jambi mengumpulkan semua kepala Dinas dan Camat diruang pola, Senin (8/10). Tujuannya untuk mempersiapkan seluruh kepala OPD memaparkan kinerja mereka selama satu tahun belakangan. Sebab, dalam waktu dekat, Pemkot Jambi akan mendapatkan penilaian dari Kemendagri dengan cara mendengarkan paparan dan penjelasan beberapa OPD terhadap kinerja selama satu tahun.

Disampaikan oleh Sekda Kota Jambi Budidaya bahwa dengan pertemuan tersebut, kepala OPD bisa lebih baik dalam memaparkan kinerja langsung ke Kemendagri. Sebab, ada beberapa OPD yang masih mendapatkan nilai yang jelek. Kita mendorong agar Kepala OPD bisa menguasai semua hal yang berhubungan dengan OPD yang dipimpinnya dan bersinergi sesuai dengan visi dan misi Walikota Jambi.

Berdasarkan penilaian itu ada 2 OPD yang mendapatkan nilai yang kurang. Yaitu Sekretaris Dewan dan Dinas Perhubungan,”ujarnya.

Indikator apa saja yang dinilai? Dikatakannya bahwa ada banyak indikator yang dinilai. Mulai dari kinerja, laporan kegiatan, kelengkapan data dan lainnya. “Jadi ada beberapa hambatan yang belum berjalan. Misalnya data yang belum lengkap, kinerja belum sesuai target dan lainnya,”ujarnya.

Disampaikan Budidaya bahwa saat ini, Pemkot Jambi sudah mendapatkan nilai B untuk penilaian Sakip (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah). Tahun ini diharapkan bisa mendapatkan nilai A+. Sehingga untuk meraih nilai tersebut, perlu dilakukan evalusi kinerja setiap OPD. Jadi kita kumpulkan semua Kepala OPD hingga Camat agar melakukan presentasi didepan. Ini salah satu upaya persiapan dalam penilaian Sakip yang akan dilakukan langsung oleh Kemendagri. Semua Kepala OPD langsung melakukan presentasi sehingga pada saat Kemendagri meminta mereka presentasi, semua kepala OPD bisa siap,”bebernya.

Sementara itu, Hafni Ilyas, Kepala Inspektorat Kota Jambi mengatakan bahwa ada beberapa indikator dalam penilaian kinerja setiap OPD.   “Untuk dua OPD yang termasuk dalam catata itukan karena ada beberapa penyebab. Misalnya saja semua Kabid sudah mengumpulkan data, tapi datanya tersendat di bagian sekretaris. Atau ada bagian yang datanya belum lengkap dan lainnya,”ujarnya.

Diharapkannya bahwa kedepan dengan adanya penilaian Sakip dari Kemendagri, diharapkan semua OPD bisa memaparkan kinerja mereka masing masing sesuai dengan perencanaan awal. “Untuk  kita minta semua OPD memaparkan kinerja mereka agar nantinya lebih siap saat memaparkan didepan Kemendagri,”ujarnya. (yen)