Selasa, 09 Oktober 2018 - 09:29:26 WIB
ASN di Batanghari dilarang terlibat kampanye
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Daerah - Dibaca: 61 kali

Mediajambi.com - Memasuki masa kampanye peserta pemilu pada pemilihan umum 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) di larang terlibat dalam bentuk kampanye apapun.

"Jika ASN Kedapatan terlibta kampanye maka fapat dijatuhi sanksi berupa sanksi administratif hingga sanksi hukuman disiplin," kata Kepala Divisi Pengawasa dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Batanghari Iskandar.

Dalam masa kampanye, ASN dituntut untuk menunjukkan netralitasnya sebagai aparat negara. Iskandar mengatakan, ada tujuh peraturan yang harus di taati ASN selama masa kampanye pemilihan umum. Pertama ASN dilarang mengunggah, memberikan like, mengomentari dan sejenisnya atau menyebarluaskan gambar maupun visi dan misi Calon Legislatif (Caleg) maupun Pasangan Calon (Paslon) melalui media online atau media sosial.

Selanjutnya ASN dilarang memasang spanduk, stiker atau poster caleg dan paslon. Kemudian yang ketiga ASN dilarang membahas politik di kantor apalagi dalam jam kerja. Keempat ASN dilarang menjadi pembicara pada kegiatan pertemuan politik.

Kemudian ASN dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu caleg atau paslon. Yang keenam ASN dilarang menghadiri deklarasi atau kampanye caleg dan paslon dengan atau menggunakan atribut partai. Dan yang ketujuh ASN dilarang berswafoto bersama caleg atau paslon peserta pemilu.

"Aturan ASN dilarang terlibat kampanye tersebut berdasarkan UU nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu, UU nomor 5 tahun 2014 tentang pemilu, PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS dan Surat Menpan RB nomor:B/71.M.SM.00/2017," kata Iskandar.

Jika ASN tersebut melanggar aturan-aturan tersebut maka ASN tersebut terancam akan mendapatkan sanksi administratif dan atau sanksi hukum disiplin mulai dari penundaan kenaikan gaji berkala sampai dengan pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.

"Kami harap masyarakat dapat membantu mengawasi keterlibatan ASN dalam kampanye, jika menemukan pelanggaran segera laporkan kepada bawaslu," kata Iskandar menambahkan. (mas)