Kamis, 01 November 2018 - 10:13:15 WIB
Harga Komoditi Daging Ayam dan Cabe Merah di Jambi Turun
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 46 kali

Mediajambi.com - Harga Daging ayam broiler, cabe merah besar dan  cabe merah keriting di beberapa pasar tradisional di Kota Jambi Kamis (1/11/2018) mengalami penurunan. Turunya harga beberepa komoditi tersebut disebabkan bertambahnya pasokan.

 Berdasarkan hasil monitoring Disperindag Provinsi Jambi setidaknya ada empat komoditi yang mengalami penurunan hari ini. Antara lain daging ayam mengalami penurunan dari Rp.28.000 menjadi Rp.27.000 atau sebesar Rp.1.000.

 Kemudian cabe merah besar juga mengalami penurunan harga dari Rp.22.000 menjadi Rp.20.000 atau sebesar Rp.2.000. Dan cabe merah kerinting mengalami penurunan harga dari Rp.24.000 menjadi Rp.22.000 atau sebesar Rp.2.000,serta komoditi  cabe rawit hijau juga turun dari Rp.28.000 menjadi Rp.26.000 atau sebesar Rp.2.000.

 “Turunnya harga beberapa komoditi tersebut disebabkan bertambahnya pasokan,” ujar Kadis Perindag Provinsi Jambi Ariansyah, Kamis (1/11/2018).

 Menurutnya, pihaknya selalu memonitor harga-harga kebutuhan pokok yang dijual pedagang yang ada di Kota Jambi. Dengan demikian maka bisa diketahui permasalahan dan solusi yang akan dilakukan. Selanjutnya dengan adanya pemantauan harga-harga ini secara otomatis pedagang besar tidak bisa menimbun stok melakukan monopoli harga dengan alasan barang langka.

  Budi Hartono (53) pedagang pengecer daging ayam  di Pasar Simpang Pulai mengatakan turunnya harga ayam disebabkan melimpahnya pasokan dari distributor. “Naik atau turunnya harga barang yang dijual pedagang tergantung stok yang ada pada agen. Jika stok banyak harga turun dan bila stok berkurang maka harga naik,” ucapnya.

Pedagang kata Budi hanya mengambil untung sedikit dari konsumen, yang terpenting barang laku terjual. Namun demikian dia mengaku pengambilan stok pada agen juga dibatasi dan harus dibagi-bagi dengan pedagang lain. “Pedagang pengecer tidak boleh melakukan monopoli stok dan harga. Rata-rata semua pedagang menjual harga yang sama dan tidak ada yang lebih mahal atau lebih murah,” tambanya.(mas)