Jumat, 09 November 2018 - 10:34:47 WIB
SKK Migas Gandeng PWI Adakan UKW
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Ragam - Dibaca: 51 kali

Mediajambi.com - SKK Migas gandeng PWI Jambi adakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke V tahun 2018. UKW diikuti 42 orang peserta terdiri dari 14 orang Utama 7 orang Madya dan 21 orang Muda, bertempat di Hotel Abadi Jumat (9/11/2018).

Ketua PWI Jambi Saman, mengatakan peserta UKW yang diadakan PWI Jambi hingga saat ini sudah angkatan V tahun 2018. Ada   sebanyak 42 orang, yang ikut kompetensi dan hingga saat ini sudah ada 150 orang yang telah kompeten.

"Atas nama PWI saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dari SKK Migas yang telah ikut berpartisifasi guna meningkatkan sumber daya manusia di kalangan jurnalist," ujarnya.

Menurutnya, PWI terus berupaya meningkatkan SDM seluruh anggota maupun diluar anggota PWI.

Kepala SKK Migas Perwakilan  Sumbagsel Adiyanto Agus Handoyo berharap dalam melaksanakan tugas seorang jurnalis harus kompetensi dan harus memiliki  kemampuan intelektual. Atas dasar itu SKK migas berkerjasama dengan PWI.

Dikatakannya kegiatan ini merupakan  inisiasi SKK Migas dari lima perwakilan yang ada di Indonesia. Program ini telah berjalan dibeberapa perwakilan lainnya. Dan Bukti SKK Migas peduli dengan kalangan jurnalis yang ada di Provinsi Jambi. 

Bahkan di Jambi juga telah dibentuk Forum Jurnalis Migas (FJM) dengan jumlah 38 Media yang tergabung se Provinsi Jambi dan merupakan yang pertama di Indonesia. 

Dijelaskannya SKK Migas memiliki 12 wilayah kerja 7 wilayah produksi dan 5 sedang ekplorasi di Provinsi Jambi. "Kami mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan ini," ujarnya.

Pemberitaan sedikit banyak akan berpengaruh terhadap capaian target. SKK Migas terus memberi CSR kepada masyarakat. Melalui FJM dan PWI dapat memberi informasi akurat dengan pengembangan hulu migas dan hindari cegah  berita Hoax.

Kepala Biro Humas dan Protokol Johansyah agar tidak memecah belah. Biro humas bermitra 66 cetak 70 media online dan  8 Televisi. "Butuh legalitas dari dewan pers yang berpijak dengan kode etik jurnalistik.  Ada konsultasi dengan dewan pers memang banyak persyaratan media yang telah terperifikasi dan belum memenuhi persyaratan," ujar Johansyah.

Tahun 2019 Biro Humas dan Protokol akan memberi dana hibah untuk uji kompetensi wartawan sehingga wartawan yang malakukan peliputan memiliki kompeten dan perusahaan media telah terperifikasi. "Saya berharap para jurnalis harus beretika," ucapnya.(mas)