Senin, 03 Desember 2018 - 13:00:13 WIB
Inflasi Kota Jambi 0,15 Persen dan Bungo 0,53 persen
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 27 kali

Mediajambi.com - Pada bulan November 2018 Kota Jambi mengalami Inflasi sebesar 0,15 persen dan Kota Muara Bungo inflansi sebesar 0,53 persen. Laju inflansi tahun kalender November 2018 yaitu Kota Jambi 2,03 persen dan Kota Muara Bungo 2,30 persen. 

"Infalansi di Kota Jambi terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 (enam) kelompok pengeluaran yaitu kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,01 persen kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,18 persen, kelompok sandang sebesar 0,24 persen, kelompok kesehatan sebesar 0.15 persen, kelompok pendidikan, rereasi dan olahraga 0,29 persen, dan kelompok tranfortasi, komunikasi dan keuangan 1,08 persen," ujar Kepala BPS Provinsi Jambi Dadang Hardiwan pada berita resmi statistik (3/12/2018).

Sedangkan Inflasi di Kota Muara Bungo terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada semua kelompok pengeluaran yaitu Kelompok bahan makanan sebesar 0,92 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,42 persen, kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,26 persen, kelompok sandang sebesar 0,06 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,09 persen, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,08 persen, serta kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,05 persen.

Komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Jambi Bulan November 2018 antara lain angkutan udara, bawang merah, tomat sayur, besi beton, telur ayam ras, bensin, buku pelajaran SD, tarif pulsa ponsel, cumi-cumi, dan bahan bakar rumah tangga. 

Sementara itu komoditas utama yang memberikan andil terhadap terjadinya inflasi Kota Muara Bungo adalah beras, bawang merah, tarif pulsa ponsel, mobil, tempe, rokok kretek fiter, angkutan udara, cabai rawit, batu bata, dan ikan nila. 

"Inflasi gabungan antara Kota Jambi dan Muaro Bungo sebesar 0,19 persen," ujar Dadang.(mas)