Selasa, 20 Oktober 2015 - 19:15:55 WIB
Subsidi PLN Belum Tepat Sasaran
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 3289 kali

Mediajambi.com - Subsidi PLN yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu belum tepat sasaran. Pasalnya daya listrik 450vA dan 900VA masih dinikmati orang yang tergolong mampu. Hal ini terungkap pada diskusi penyaluran subsidi listrik tepat sasaran, Selasa 20 Oktober 2015 di Hotel Sang Ratu Jambi yang diikuti wartawan media cetak dan elektronik.

General Manajer PLN WS2JB Sumbagsel Budi Pangestu mengatakan di Provinsi Jambi total sambungan tarif 450vA sebanyak 84.859 sedangkan daya 900vA sebanyak 169.734 sambungan. Jadi jumlah penerima subsidi PLN sebanyak 254.593 sambungan. Padahal data dari tim penangulangan kemiskinan hanya 175.891 rumah tangga sasaran. “Ini artinya ada sekitar 78.702 sambungan dinikmati orang mampu,” ujarnya.

Data tersebut akurat dan telah dilakukan cross cek dilapanagan. Dia mencontohkan ada rumah seorang pegawai BUMN yang berpenghasilan besar, namun hanya daya listriknya hanya 900VA. "Layakkah dia menerima subsidi listrik?," tanyanya sembari menunjuk gambar rumah mewah yang hanya dialiri listrik 450VA.

Menurutnya pemberian subsidi listrik kepada rakyat miskin tidak bisa dihapuskan. Masalahnya telah diatur dengan undang-undang. Pihaknya akan melakukan survei pada rumah tangga yang mendapatkan subsidi listrik dan menyarankan menaikan daya menjadi 1.300VA bagi yang terlanjur menggunakan tarif subsidi.

Memang diakuinya, saat pemasangan sambungan pelanggan rumahnya masih gubuk. Namun saat telah menjadi bangunan mewah, seharusnya menaikan daya sesuai dengan kebutuhan daya listrik.

Untuk saat ini aliran listrik baru dinikmati 85 persen penduduk di Provinsi Jambi. Artinya masih ada 15 yang belum menikmati sambungan listrik dari PLN.

Mengenai seringnya dilakukan pemadaman secara bergiliran disebabkan daya pembangkit tidak memungkinkan. Karena sebagian besar PLTA mengalami kekeringan pada musim kemarau ini. "Pasokan berkurang dan terpaksa harus dilakukan pemadaman secara bergiliran," ucapnya.(mas)