Jumat, 23 Oktober 2015 - 20:51:19 WIB
Berkas Dua Calon Ketua Umum KONI Memenuhi Syarat
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Ragam - Dibaca: 556 kali

Mediajambi.com - Setelah dilakukan verifikasi oleh tim penjaringan dua kandidat calon Ketua Umum KONI Provinsi Jambi periode 2016-2020 dinyatakan memenuhi persyaratan. Dari hasil vaerifikasi H AS Budianto mendapat  29 dukungan  dan Indra Amendaris mendapat 10  dukungan.

Ketua tim penjaringan  DR Sukendro mengatakan kedua calon Ketua Umum KONI Provinsi Jambi yang telah mendaftarkan diri memenuhi syarat yang telah ditetapkan. "Tugas kami melakukan verifikasi  persyaratan dan keduanya telah memenuhi persyaratan," ujarnya kepada sejumlah wartawan, Jumat sore 23 Oktober 2015.

Menurutnya setelah dilakukan verifikasi berkas pencalonan akan disampaikan ke KONI Provinsi.  Semua dukungan tidak ada yang ganda. Dalam verifikasi berkas calon tersebut kata Kendro ada empat dukungan dari H AS Budianto tidak memenuhi sedangkan dukungan Indra Armendaris semua sah. “Sebenarnya sebagai persayatan menjadi Ketua  Umum KONI harus mendapat paling sedikit  tujuh yang berasal dari cabang olahraga maupun KONI kabupaten/kota,” ujarnya.

Jadi kata Dosen Fakultas Olahraga dan Kesehatan Unja  ini jumlah suara yang akan diperebutkan pemilihan yang akan berlangsung bulan November mendatang sebanyak 56 suara. Baik berasal dari cabor maupun KONI kabupaten/kota. “Seharusnya ada 60 suara, namun ada empat cabor yang vakum dan sampai saat ini belum ada pengurusnya,” ucapnya.

Dia berharap ketua KONI kedepan dapat melakukan pembinaan cabor-cabor yang ada. Karena selama ini banyak cabor yang sakit.  Rata-rata cabor tidak berjalan sebagaimana mestinya, sehingga prestasi sulit dicapai. "Ada dua hal yang harus dilakukan pembinaan dan organisasi," ujarnya.

Dia yakin jika dua hal itu dapat dibenahi prestasi olahraga Jambi dapat berkibar. Selain itu bagi peraih medali emas dan perak pra PON harus melakukan pelatihan diluar daerah kapan perlu ke luar negeri. Dengan jam terbang yang tinggi tentunya bisa mengukur kekuatan lawan. “Setidaknya atlet tidak demam panggung saat bertanding,” ucapnya.

(mas)