Sabtu, 24 Oktober 2015 - 21:04:21 WIB
Roti Kampung dari Tungkal Laris Manis di Kota Jambi
Diposting oleh : Ir Fitriani Ulinda
Kategori: Eko/Bisnis - Dibaca: 3706 kali

 

TIDAK perlu pasang iklan hanya menggunakan promosi dari mulut ke mulut, roti kampung Ani Hanim laris manis. Karena rasanya yang gurih, hangat karena langsung diangkat dari oven dan memiliki aneka rasa layaknya bakery modern, dalam waktu dua bulan usaha ini sudah dikenal luas oleh masyarakat Kota Jambi.  Untuk menikmatinya, anda harus memesan terlebih dahulu, karena begitu roti siap, pembeli sudah menunggu.

“Sudah habis bu, kalau mau menunggu 20 menit lagi. Kalau yang ini, sudah ada yang pesan,” ujar seorang karyawan ketika Media Jambi coba untuk membeli. Etalase tempat menjual roti, terlihat kosong melompong, sementara lima orang terlihat antri mengambil roti pesanannya.

Roti Kampung yang dijual oleh Ani ini, sebelumnya sudah dikenal luas oleh masyarakat di Kota Kuala Tungkal ---ibukota Kabupaten Tanjung Jabung Barat --- 120 km arah timur dari Kota Jambi. Di daerah itu, roti yang lembut, dan beraroma menggoda itu juga dikenal dengan nama roti kembung dan ada juga yang menamainya roti kampung Tungkal.

“Di Tungkal, mertua saya bernama Hanim sudah lama membuka usaha roti ini, dan cukup terkenal.  Beliau yang menyarankan agar saya menggunakan namanya untuk usaha saya ini,” kata Suryani (35) yang akrab dipanggil Ani ini ketika berbincang-bincang dengan Media Jambi, di tempat usahanya, di Jalan Sumantri Brojonegoro Kota Jambi, Selasa, 20 Oktober.

isteri dari Willi, seorang PNS di Pemkab Tanjatimur ini tidak tidak menyangka saat baru mulai membuka usaha ini, ternyata pembelinya banyak sekali. “Padahal masih baru, dan promosinya hanya dari mulut ke mulut saja sejak hari pertama buka sampai hari ini banyak yang beli sampai antri lagi," ujarnya bersyukur.

Pertama memulai usaha, mereka hanya membuat roti dari empat kilo tepung, karena peminatnya banyak terus meningkat hingga sekarang satu hari menggunakan 84 kilo tepung dan bisa menghasilkan 400 loyang roti aneka rasa.  Dalam sehari dalam hitungan Ani, mereka bisa meraup keuntungan bersih yang cukup lumayan besar, dan bisa menggaji sekutar 20 orang karyawan itu.   

Ani juga menjamin roti buatannya bebas dari bahan pengawet, bergizi dan baru, dan itulah yang menjadi daya tarik roti buatannya. Selain menyediakan roti tanpa isi, juga ada roti dengan berbagai rasa yaitu, kelapa, srikaya, kacang ijo, kacang tanah, kacang merah, coklat, nanas, keju,strawberry, selay durian, dan bluberry. Untuk harga satu loyangnya mulai dari Rp 11.000 hingga Rp 17.000 dengan berbagai rasa.

Melihat banyaknya peminat, Ani berencana untuk membuka cabang di beberapa tempat, diantaranya, di daerah Mayang,Thehok,Kota Baru dan Pasar.  (yen)