KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI

Mengenal Thibbun Nabawi

Bukti Ilmiah dan Rahasia Kesembuhan dalam Metode Pengobatan Islam

Maas | Senin, 01 April 2019 - 10:56:42 WIB |

Oleh : Dr. Meity Elvina, M.Ked, SpOG, PGCert.

ISTILAH Thibbun Nabawi sebenarnya tidak ada pada zaman Nabi Muhammad SAW. Nabi sendiri tidak pernah membuat klasifikasi bahwa ini termasuk Thibbbun Nabawi dan itu bukan.

Istilah Thibbun Nabawi dimunculkan oleh para ahli penyembuhan (Tabib) muslim sekitar abad ke-13 Masehi untuk menjelaskan ilmu-ilmu penyembuhan dan penyehatan dalam bingkai keimanan kepada Allah SWT.

Semua dilandaskan pada ilahiyah, yakni petunjuk dari Al Quran dan As Sunnah, untuk membedakannya dengan ilmu-ilmu penyembuhan dan penyehatan yang disusupi kesyirikan yang jelas bertentangan dengan Al Quran dan As-Sunnah.

Kitab rujukan kaum muslimin adalah karya Ibnu Qoyyim Al Jauziyah (691-751 H/1282-1372 M) yang berjudul Zadul Ma’ad. Di dalam kitab ini, Ibnu Qoyyim mengelompokkan hadits-hadits Nabi dan perilaku Nabi Muhammad SAW sehari-hari yang berhubungan dengan kesehatan (Zadul Ma’ad Jilid IV). Inilah yang kemudian diteruskan oleh generasi setelah Ibnu Qoyyim untuk menyebut ilmu kedokteran Islam sebagai Thibbun Nabawi.

Ibnu Qoyyim sendiri tidak memberi judul kitabnya dengan Thibbun Nabawi karena hadits-hadits tentang Thibbun Nabawi tidak berdiri sendiri, namun masih menjadi bagian dari Fiqih Islam.

Ibnu Kholdun mengatakan bahwa kedokteran Islam merupakan integrasi dari ilmu kedokteran Yunani, Romawi, Persia, Mesir, India dan Cina yang dipandu dengan Risalah yang dibawa oleh Rasulullah SAW yang tiada lain adalah wahyu dari Allah SWT. Sehingga metode yang bersumber dari wahyu, misykat (petunjuk) kenabian dengan akal sempurna, tentu memiliki derajat kepastian yang meyakinkan karena mengandung nilai ke-ilahiah-an, berbeda dengan metode pengobatan lainnya yang umumnya hanya berdasarkan pikiran manusia, dugaan, empiris (pengalaman) semata-mata yang walaupun dihasilkan dari pengumpulan empiris dalam bentuk riset ilmiah, tetap masih berupa buah pikiran manusia yang mempunyai keterbatasan.

Metode pengobatan nabawi (Thibbun Nabawi) ini sangat meyakinkan untuk menjadi sebab kesembuhan karena sesuatu yang Nabi katakan adalah mutlak kebenarannya. Pernyataan ini berdasarkan Firman Allah SWT : “Dan tidaklah yang diucapkannya itu ( Al Quran) menurut krmauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya. (QS. An Najm [53]:3-4).

Landasan Akidah Islamiyah inilah yang menjadikan Thibbun Nabawi merupakan Metode Pengobatan yang seharusnya menjadi landasan ilmu kedokteran Islam, karena Allah SWT lah pemilik alam semesta ini, dan didalam genggaman-Nya segala kekuasaan. Kesembuhan pun sepenuhnya mutlak di tangan Allah SWT. “Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku. (QS Asyuara [26]:80).(***)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)