KOTA

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Gelar Rapat Paripurna

Maas | Kamis, 25 April 2019 - 09:46:58 WIB |

Mediajambi com-  DPRD Kota Jambi, menggelar Rapat Paripurna. Dengan agenda penyampaian Penyampaian Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi 2018-2023. Di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Jambi, Senin(22/4).

Rapat Paripurna dipimpin langsung Wakil Ketua DPRD Kota Jambi M. Fauzi  dihadiri oleh  Wakil Walikota Jambi Maulana, Direksi Tehnik PDAM, Kasat Pol pp Kota Jambi,  para Camat Serta Lurah, Kepala OPD dilingkungan Pemerintahan Kota Jambi dan anggota DPRD Kota Jambi.

Maulana menyampaikan RPJMD Kota Jambi 2018-2023 bahwa merupakan amanat dari dari undang-undang No 25 Tahun 2004,tentang sistem perencanaan pembangunan nasional daerah sesuai dengan kewenangannya menyusun rencana pembangunan daerah sebagai satu kesatuan dalam sistem perencanaan pembangunan nasional.

"Selain itu pasal 65 nomor 23 undang-undang tahun 2014 kepala daerah disebutkan daerah mempunyai tugas antara lain menyusun dan mengajukan rancangan perda tentang RPJPD dan  RPJMD kepada DPRD menyusun dan menetapkan RKPD," terangnya.

Selain itu dikatakannya, dalam penyusunan RPJMD berorientasi pada proses  yang menggunakan 4 pendekatan yakni tehmokratif, partisifatif, politis, atas bawah atau bawah atas.

“Alhamdulilah kami sudah memperhatikan berbagai macam aspek yang pertama secara tehmokratif  sesuai dengan kaidah ilmiah  berdasarkan data-data dan informasi yang akurat,”ujarnya.

"Kedua adalah pendekatan partisifatif yaitu maksudnya penyusunan RPJMD ini telah melibatkan semua pemangku kepentingan dengan mempertimbangkan tingkat relevansi kesetaraan dan keterewakilan kepada setiap tahapan," jelasnya.

Sehingga dalam penyusunan tersebut terciptanya kesepakatan pada tahapan penting, seperti perumusan penting, seperti perumusan permasalahan, rumusan strategi dan isu strategis dan arah kebijakan dan prioriras program.

Kemudian adalah pendekatan politis, yang artinya adalah penyusunan RPJMD memperhatikan dan menterjemahkan visi-misi kepala daerah terpilih yang tentunya dibahas bersama DPRD.

"Selanjutnya adalah pendekatan atas bawah atau bawah atas artinya penyusunan hasil perencanaan yang diselaraskan dalam pembangunan mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, kota hingga provinsi dan nasional," terangnya.

Disamping itu, Wakil Walikota juga menyampaikan tidak kalah pentingnya penyusunan dokumen RPJMD Kota Jambi tahun 2018-2023 juga beroreantasi pada subtansi daerah.

Subtansi dengan menggunakan pendekatan politi yang berintegrasi dengan demikian tujuan, sasaran, strategi, kebijakan dan program yang ditetapkan dalam dokumen RPJMD ini merupakan hasil singkronisasi dengan perencaan pembangunan secara pertikal dan horizontal.

"Dengan melalui pendekatan tersebut RPJMD Kota Jambi tahun  2018 hingga 2023 diharapkan berkualitas dan konsisten dapat dilaksanakan dan dimonitoring serta dievaluasi dan dapat dipertanggung jawabkan,”tutupnya. (Yen)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)