KOTA

Enam Hewan Kurban Dinyatakan Tak Layak Potong

Maas | Sabtu, 10 Agustus 2019 - 11:27:56 WIB |

Media Jambi.com-  Setelah dilakukan pemeriksaan selama tiga hari berturut-turut, petugas menemukan ada 6 ekor hewan kurban yang dinyatakan tidak layak. Hal itu dikarenakan ada cacat fisik terhadap hewan tersebut. “Hingga hari ini sudah 1.200 kambing yang kita periksa, 2.000 ternak sapi, dan 164 kerbau,” kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Jambi, Damiri Kamis (8/80).
Kata Damiri, diperkirakan tahun ini kebutuhan hewan ternak untuk sapi sekitar 1.800 ekor, kambing 125 kerbau, 1150 ternak kambing. “Mudah-mudahan tidak ada kendala, karena sudah diperiksa oleh petugas,” katanya.
Dari enam ekor tersebut, 4 diantaranya merupakan ternak kambing, dan 2 ekor diantaranya ternak sapi. Beberapa ternak tersebut setelah diperiksa ada yang mengidap penyakit mata, patah kaki, scabies. “Kita minta kepada pemiliknya untuk dilakukan rehab dulu sampai sehat,” katanya.
Hewan yang dinyatakan tak layak lantaran tak memenuhi kriteria dan syarat untuk disembelih sebagai hewan kurban. Dia meminta masyarakat untuk tidak membeli hewan kurban yang tak layak dan memperhatikan syarat membeli hewan kurban. "Kami minta masyarakat untuk memperhatikan kelayakan hewan kurban yang akan dibeli. Mulai umur hingga melihat cacatnya," jelasnya.
Damiri mengatakan, masyarakat dapat membeli hewan kurban yang sudah diberi label sehat oleh petugas. “Kalau belum ada label sehat kita sarankan untuk tidak beli, sebab kita belum tahu sehat atau tidak,” katanya.
Sementara itu, Indra Suardi, Salah satu penjual ternak mengatakan, pihaknya tetap menyediakan stok jelang dan pascalebaran kurban tahun ini.
Meski demikian, tahun ini pemesanan lebih sedikit menurun dari tahun sebelumnya, mengingat daya beli masyarakat ikut menurun serta banyaknya orang ikut berkurban. Begitupun banyak lembaga kemanusiaan juga membuka layanan hewan kurban. Selain itu juga berdekatan dengan masuknya tahun ajaran baru. "Kami tetap menyediakan stok. Tentu ada peningkatan signifikan di hari biasanya. Kita masih ada stok 50 ekor lagi yang belum kita ambil dari petrnak," beber dia. (yen)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)