KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI

Jadilah Bumil yang Selalu Bahagia

Maas | Selasa, 14 Januari 2020 - 11:35:52 WIB |

Bismillaahirrahmaaniirrahiim.
Pakar kesehatan wanita berbasis Al Qur'an, Dr Meity Elvina SpOG mengatakan kebahagiaan seorang mukmin terjadi ketika ia semakin dekat dgn perintah Allah SWT.
Satu riset ilmiah bidang obstetri dan ginekologi yang dilakukan di Jerman tahun 2017, menjelaskan bahwa mekanisme stres pada ibu akan berdampak buruk terhadap janin pada periode kehamilan melahirkan kerangka konsep adanya hubungan yang sangat erat antara kejadian stres pada ibu dengan janinnya.
Bukti terkuat saat ini adalah karena stres berefek langsung terhadap peningkatan hormon kortisol ibu yang secara langsung menghambat pertumbuhan dan perkembangan janin melalui poros hormon hipotalamus-hipofisis-adrenal (HPA). Juga zat katekolamin yang memberikan dampak terhadap perkembangan janin secara tidak langsung yaitu terjadinya gangguan aliran darah yang membawa nutrisi penting dan oksigen dari ibu ke janin.

Bukti ilmiah lainnya menunjukkan bahwa keadaan stres ibu akan mengganggu sintesis asam amino triptophan, shg menghambat pertumbuhan janin akibat bertumpuknya sitokin peradangan & spesies oksigen reaktif (ROS). Keadaan stres pada ibu juga diteliti berdampak buruk terhadap keseimbangan microbiota (probiotik) yang menjaga sistem imunitas tubuh ibu.
Tafakur dari hasil penelitian ini, maka jadilah Ibu hamil yang selalu bahagia. Mari kita mentadabburi Q.S. an Nahl:97.
"Barang siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. An-Nahl: 97).
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Sungguh menakjubkan keadaan orang-orang yang beriman. Sesungguhnya seluruh keadaan orang yang beriman hanya akan mendatangkan kebaikan untuk dirinya. Demikian itu tidak pernah terjadi kecuali untuk orang-orang yang beriman. Jika dia
mendapatkan kesenangan maka dia akan bersyukur dan hal tersebut merupakan kebaikan untuknya. Namun jika dia merasakan kesusahan maka dia akan bersabar dan hal tersebut merupakan kebaikan untuk dirinya. (HR.Muslim).
Meity berkesimpulan, orang yang takwa pasti tidak akan pernah stres.










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)