Ekonomi

Jelang Lebaran Pedagang Santan Panen

Maas | Selasa, 04 Juni 2019 - 14:58:55 WIB |

Mediajambi.com - Jelang hari raya Idul Fitri 1440 H, pedagang santan di Kota Jambi panen. Pasalnya  hamper seluruh pedagang santan diserbu ibu-ibu yang akan memasak keperluan lebaran. Selain santan berbagai jenis bumbu masak juga dipadati, bahkan harus mengantri.

Pantuan mediajambi.com dilapangan pedagang santan selalu dikerubuti pembeli. “Sudah dua hari ini kita bisa menghabiskan 5.000 kelapa dalam satu hari, dan hari ini merupakan puncaknya, bisa-bisa 5.000 lebih,” kata Andi Asek Pedagang Santan, di kawasan Vila Kenali, Selasa (4/5/2019).

Diakunya jelang hari raya toko santan miliknya sudah buka sejak pukul 05.00 Wib. Sejak subuh hingga menjelang waktu sholat Ashar Ia bersama karyawannya tidak henti-henti mengupas kelapa, memarut hingga menggilingnya menjadi santan.

Meningkatnya penjualan santan murni tersebut karena hampir seluruh masyarakat mencari santan untuk mempersiapkan hidangan yang akan disajikan pada hari raya nanti.

“Permintannya berkali-kali lipat lah, karyawan aja kita tambah lima orang, sebelumnya hanya lima orang saat ini sepuluh orang, ini saja kita masih kewalahan,” sebut Sudirman.

Untuk memenuhi permintaan akan santan murni tersebut, Sudirman menyuplai buah kelapa dari luar daerah itu dari jauh hari. Hal itu dilakukan karena permintaan akan kelapa jelang hari raya tersebut dapat dipastikan selalu meningkat. Selain itu banyak terdapat pedagang santan murni di daerah itu, jika tidak memesan dari jauh hari bisa tidak kebagian buah kelapa.

Meningkatnya permintaan santan tersebut sebanding dengan pendapatan yang dihasilkan. Jelang hari raya, dalam satu hari pendapatan kotor Sudirman mencapai Rp20 juta. Itu belum termasuk pendapatan dari jasa menggiling bumbu-bumbu masak. Satu kilogram santan dijual seharga Rp7.000.

Sementara itu, menurut warga setempat, sudah menjadi tradisi bahwa bahan untuk membuat hidangan hari raya tersebut salah satunya dari santan. Karena hidangan yang di masak semuanya membutuhkan santan, seperti masakan rendang, opor ayam dan gulai.

“Ini kita beli tiga kilogram santan, untuk masak rendang. Sudah jadi tradisi kali ya, kata orang Jambi kalau lebaran tidak masak rendang atau opor ayam tidak terasa lebarannya” kata Nurmala warga setempat.(mas)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)