PERTANIAN

Kopi Kerinci Mulai Mendunia

fitriani ulinda | Kamis, 07 Februari 2019 - 10:27:33 WIB |

 Mediajambi.com - Kopi Arabika Kerinci semakin mendunia. Permintaan kopi terus berdatangan dari berbagai negara, pasca mengantongi sertifikasi indikasi geografis atau hak paten. Rata-rata harga kopi (special ty) sudah mencapai Rp 125.000 perkg dari sebelumnya hanya Rp 85.000 perkg.

"Pekan ini kami akan mengirim 9 ton ke Amerika dan 3 ton ke Australia," ungkap Triono, Ketua Koperasi Kerinci Barokah di Desa Sungai Jernih Kecamatan Kayu Aro Kerinci, Jumat (1/2).

Menurut Triono yang juga merupakan Ketua Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) kopi Arabika Sumatera Kerinci, tidak semua permintaan bisa terpenuhi. "Karena keterbatasan dana dan kemampuan produksi  yang belum optimal," katanya.

 Saat ini dari 14 kelompok petani kopi yang ada di kawasan itu, baru 7 kelompok yang bergabung dan mampu memenuhi kriteria yang diisyaratkan dalam MPIG.

Pihaknya kata Triono sangat menjaga kualitas, dan baik dalam proses panen hingga proses pengolahan. Kopi Kerinci termasuk salah satu kopi terbaik di Indonesia, dan sudah memenangkan beberapa penghargaan di tingkat nasional.

Menurut Kabid PSPHP Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Ir Putri Rainun saat ini luas kebun kopi Arabika di Kerinci tahun 2016 seluas 654 hektar dan jumlah itu akan terus bertambah karena animo petani menanam kopi meningkat. "Kopi sudah menjadi komoditi alternatif yang menjanjikan, karena peminatnya banyak, dan harganya terus membaik," jelasnya. Namun itu untuk kopi yang berkualitas. Karena itu dia mendorong petani untuk terus menjaga mutu dan standar kopi yang dihasilkan. (lin)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)