KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI

Dr. Meity Elvina, M.Ked, SpOG, PGCert.

Makan dan Minum Berlebihan Timbulkan Berbagai Penyakit

Maas | Kamis, 11 April 2019 - 20:10:06 WIB |

MATERI dari makanan akan bermanfaat bila dikonsumsi pada waktu dan takaran yang tepat.

Apabila makanan terlalu sedikit atau tidak makan sama sekali maka  menyebabkan tubuh menjadi lemah dan tidak berenergi. Sebaliknya, jika makan dan minum  berlebih-lebihan, akan menimbulkan permasalahan pada tubuh.

Rasulullah SAW bersabda:

"Seseorang tidaklah mengisi kantong yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah seseorang itu memakan beberapa suap makanan yang bisa menegakkan tulang punggungnya. Jika harus makan maka sepertiga untuk makanannya, sepertiga untuk minumannya dan sepertiga lagi untuk nafasnya."

Sebuah peneitian ilmiah dikemukakan oleh Dr Abdul Jawwad Ash-Showi, dapat menjelaskan hal-hal yang penting jika kita merujuk dari hadist yang disabdakan Rasulullah SAW diatas,

Bahwa :

1. Batas ukuran maksimal lambung manusia dewasa adalah sekitar 1500 cc. Jika dibagi menjadi 3 bagian maka masing menjadi porsinya 500 cc.

2. Sepertiga bagian lambung bagian atas harus dikosongkan untuk nafas manusia. Hal ini diperlihatkan dari riset tersebut bahwa ada hubungan aktif antara lambung dengan pernafasan. Karena bagian lambung bagian atas menempati posisi langsung dibawah diafragma, dan hubungannya langsunga menerima makanan setelah dikunyah dari dalam rongga mulut yang akan ditelan melewati kerongkongan. Gerakan menelan ini berhubungan dengan pergerakan ke bawah secara otomatis disebabkan oleh pernafasan yang dalam.

3. Hasil riset mengukur volume udara dalam proses tarikan nafas dan hembusan nafas normal berkisar 500 cc.

Maka seorang muslim harus benar-benar memahami sunnah Rasulullah SAW. Jika menyelisihnya, maka akan terjadi hal-hal yang berakibat :

1. Sakit Maag. 

Lambung memiliki kapasitas yang terbatas. Jika makan dalam jumlah besar, lambung akan dipaksa untuk mengolahnya. Saat lambung berusaha mencampur dan mencerna makanan dalam jumlah berlebihan maka lambung akan mengeluarkan asam lambung dalam jumlah bedar pula untuk mencerna makanan yang masuk. Hal ini berdampak akan ada sebagian asam lambung yang naik ke kerongkongan. Inilah yang memicu timbulnya gejala seperti; nyeri ulu hati, mual, dan sensasi terbakar di ulu hati yang menjalar keatas saluran kerongkongan. Sehingga, cara terbaik untuk menghindari gejala sakit maag adalah dengan menghindari makan berlebihan. Atur porsi makan dan pastikan lamanya jeda waktu sebelum makan berikutnya lagi.

 

2. Tubuh menjadi sering lemas. Seseorang cepat mengantuk dikarenakan lambung dan usus akan bekerja keras untuk mencerna makanan yang berlebihan. Maka aliran darah di dalam tubuh akan terfokus dialihkan untuk membantu proses pencernaan makanan di saluran cerna. Sehingga aliran darah di otak berkurang menyebabkan seseorang mengalami hipoksia relatif yang menyebabkan tubuh lemah dan cepat mengantuk.

3. Perut Kembung dan Nafas menyesak.

Apabila terlalu banyak makan, maka lambung teregang terpaksa dan  kapasitas di dalam perut menjadi terbatas. Hal ini menimbulkan rasa tidak nyaman dengan perut yang kembung dan nafas menyesak.

4. Timbulnya berbagai penyakit metabolik.

Saat seseorang mengkonsumsi makanan yang memiliki kandungan lemak, gula, dan karbohidrat yang tinggi, maka sistem saraf parasimpatetik secara langsung akan memerintahkan tubuh untuk melambat dan fokus pada pencernaan makanan.  Juga sel dalam pankreas bekerja keras menghasilkan hormon insulin yang bertugas mengangkut molekul gula dari dalam aliran darah untuk bisa masuk ke dalam  sel seluruh tubuh. Pola makan yang selalu berlebih-lebihan mengakibatkan pankreas akhirnya letih dan tak mampu menghasilkan insulin lagi sehingga dikenal penyakit diabetes type-2. Kejadian ini disebut resistensi insulin yang diakibatkan makan yang selalu berlebih-lebihan.

Diawali dari sakit diabetes mellitus, maka komplikasi dapat terjadi menyeluruh yakni penyakit hiperkolesterol, hipertensi, gagal ginjal, Jantung Koroner dan Stroke.

Wallahu'alam bishawab.

Bunda ME_PGQ

Meity Elvina

Pengawal Generasi Qur'ani










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)