KOTA

Maulana Minta Pelaku Usaha Serap Tenaga Kerja Lokal

Maas | Sabtu, 10 Agustus 2019 - 11:30:42 WIB |

Mediajambi.com- Pemerintah menegaskan rakor perekonomian Kota Jambi tahun 2019 diharapkan melahirkan paket kebijakan ekonomi yang bertujuan memberikan ruang bagi industri untuk membuka lebih banyak lapangan kerja. Berbagai kemudahan yang ditawarkan bagi pelaku usaha diharapkan bisa mendorong perkembangan bisnis yang bisa menyerap tenaga kerja lokal lebih banyak di Kota Jambi. Pernyataan tersebut disampaikan Wakil Walikota Jambi Maulana saat membuka Rakor Perekonomian di Aula PKK Kota Jambi, Kamis (8/8).
Maulana menyebutkan, keberadaan paket kebijakan ekonomi diyakini bisa memperkuat posisi tawar Kota Jambi dibanding daerah lain termasuk terkait daya saing sumber daya manusia. Ia mengatakan bahwa paket kebijakan diberikan kepada pelaku usaha untuk bisa menyerap lebih banyak tenaga kerja. “Kita tahu Kota Jambi ini Alhamdulillah jauh dari ancaman bencana alam seperti Tsunami, longsor dan lainnya. Sehingga itu menjadi daya tarik tersendiri,” katanya.
Maulana melanjutkan, dalam UU Ketenagakerjaan jelas disebutkan bahwa tenaga kerja yang bisa diserap di industri dalam negeri adalah tenaga kerja yang memiliki ketrampilan khusus. Meski begitu, ia mengaku bahwa dibutuhkan pengawasan yang lebih ketat dari pemerintah dan perusahaan serta pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada kebocoran tenaga kerja asing di Indonesia, termasuk juga Kota Jambi. “Kami juga banyak melatih tenaga kerja yang sudah masuk angkatan kerja. Kita bekali sesuai dengan passion masing-masing. Kita harapkan ini nantinya bisa diserap oleh industri dan pelaku usaha di Kota Jambi,” katanya.
Dia menambahkan, keberadaan rakor perekonomian ini selain bertujuan untuk membahas kendala dalam dunia usaha, juga  bertujuan untuk mempromosikan sumber daya manusia dan produk UKM Kota Jambi termasuk mendorong orang untuk menciptakan seluas mungkin lapangan kerja. Pelaku industri, menurutnya, juga harus memiliki kesadaran bahwa penyerapan tenaga kerja lokal penting dilakukan agar mendorong pertumbuhan. “Kita minta juga pelaku usaha peka terhadap pelaku UKM ini. Kalau memang ada programnya silahkan dibantu agar bias berkembang,” katanya.
Alasannya, pertumbuhan ekonomi Kota Jambi tahun lalu berada di atas provinsi dan nasional. Hal itu akan berujung pada iklim investasi yang nyaman.  “Layanan perizinan juga akan kita permudah,” katanya. (Yen)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)