RAGAM

Sekwan Muaro Jambi Wafat, Terindikasi ODP

Maas | Rabu, 25 Maret 2020 - 12:18:34 WIB |

Mediajambi.com - Kabar duka datang dari keluarga besar DPRD kabupaten Muarojambi.  Sekretaris Dewan Dedi Susilo meninggal dunia dinihari tadi, Rabu (25/3) di RS Abdul Manaf Kota Jambi. Informasi yang didapat, almarhum dirawat karena mengalami sakit jantung.
Juru Bicara COVID 19 Provinsi Jambi Johansyah mengatakan, Dedi juga termasuk dalam status Orang Dalam Pemantauan (ODP). Sebagai Sekretaris dewan Dedi Susilo Senin 16 Maret hingga Jumat 20 Maret 2020 lalu sempat mendampingi puluhan anggota dewan kabupaten Muaro Jambi Kunjungan Kerja (Kunker) ke Yogya, Sleman, Bantul dan Semarang. "Sekwan sendiri merupakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) dikarenakan memang memiliki riwayat perjalanan ke wilayah terpapar," ujar Johansyah.
Dikatakan,  Rabu malam 24 maret 2020 pukul 23.30 pihak Rumah Sakit Abdul Manap mengirimkan pesan melalui WA ke Kadinkes Provinsi Jambi bahwa ada pasien laki-laki  umur 53 tahun  dalam katogori orang dalam pemantauan (ODP). Dari surat keterangan kematian yang dikeluarkan RSU Abdul Manap pukul 01.01 pasien diagnosa gagal jantung  dan  gagal pernapasan serta penurunan kesadaran mengarah stroke. "Almarhum belum dilakukan uji swab,maka belum bisa kita katagorikan positip virus corona" katanya. 
Hanya saja riwayat perjalanannya dari  Yogya dan Tegal maka orang-orang  yang ada kontak dalam 14 hari kebelakang, diharapkan dilaksanakan tes kesahatan.
 Direktur RS Abdul Manap Rudi Pardade belum bisa memastikan terkait penyebab meninggalnya Sekwan DPRD Muaro Jambi tersebut, apakah dikarenakan Virus Corona. Karena menurutnya pasien sendiri memiliki riwayat penyakit darah tinggi. "Iya ada darah tinggi, kemungkinan stroke. Sementara itu," ujarnya.
Selanjutnya Rudi juga menjelaskan pasien belum dilakukan uji swab untuk mengetahui apakah positif Virus Corona. Dikarenakan pasien sendiri baru masuk ke rumah sakit Abdul Manap Kemarin, Selasa(24/3/2020). "Belum bisa dikonfirmasi bahwa pasien tersebut terkait Covid juga. Karena masih ODP kan. Kalo positif kita belum bisa konfirmasi. Belum diperiksa swabnya karena kemarin baru masuk," ujarnya.(mas)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)