KOTA

Uji Emisi, Gas Buang Mobil Dinas Wakil Walikota Jambi Lebihi Ambang Batas

Maas | Kamis, 10 Oktober 2019 - 00:52:24 WIB |

Mediajambi.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi menggelar uji emisi gratis kendaraan bermotor. Uji emisi tersebut dilaksanakan selama tiga hari yakni mulai 8 hingga 10 Oktober 2019. Uji emisi dilaksanakan di tiga tempat yakni lapangan Kantor BPBD Damkar Kota Jambi, di depan Mall WTC Kota Jambi dan di depan sanggar senam Kota Baru Jambi. Dikatakan Ardi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jambi ada 300 kendaraan bermotor yang melakukan uji emisi. Dari 300 kendaraan tersebut sekitar 90 persen memiliki gas buang dalam keadaan baik. Sisanya 10 persen masih diambang batas kualitas yang sudah ditetapkan. “Rerata kendaraan yang diambang batas itu berbahan bakar dexlite dan solar. Sementara untuk bahan bakar bensin, pertalite, dan pertamax dalam keadaan baik,” sebut Ardi, Selasa (8/10) di lapangan BPBD Damkar Kota Jambi. Sementara kendaraan yang tidak lolos uji emisi, akan diarahkan untuk segera melakukan servis secara berkala. Selain itu disarankan untuk mengganti bahan bakar, jika memang dipengaruhi oleh bahan bakar. Menurutnya saat ini gas buang kendaraan bermotor untuk Kota Jambi belum begitu berpengaruh seperti di kota metropolitan. Karena di Kota Jambi masih banyak tanaman tumbuh untuk menyerap gas buang yang ada. “Namun pada beberapa titik tertentu, gas buang sangat meningkatkan kualitas udara di Kota Jambi. Misalnya pada saat jam pergi kerja atau pulang kerja, banyak kendaraan bermotor yang keluar sehingga mempengaruhi kualitas udara,” sebutnya. Pelaksanaan uji emisi ini akan dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Sebab, ini salah satu cara untuk menjaga kualitas udara dari kendaraan yang lalu lalang di Kota Jambi. “Ini sudah menjadi kegiatan rutin ini, rencananya tahun depan akan kita anggarkan lagi,” ujarnya. Sementara itu, Maulana Wakil Walikota Jambi juga melakukan uji emisi pada kendaraan dinas miliknya. Namun sayangnya kendaraan dinasnya sudah diambang batas normal, sehingga harus segera di servis secara berkala. “Sebagaian besar mobil saya berada di lapangan dan dipakai terus menerus,” sebutnya. Maulana mengimbau agar warga Kota Jambi yang memiliki kendaraan bermotor agar melakukan uji emisi. Sehingga bisa mengetahui berapa kadar produk gas buang yang dihasilkan agar dapat menjaga lingkungan dari polusi udara. "Ingat ini bukan razia, uji emisi ini gratis supaya gas buang dari kendaraan kita tidak mengotori lingkungan,” katanya. Menurut Maulana dari data uji emisi tahun lalu 80 persen kendaraan bermotor hasil gas buangnya baik. Sementara 20 persen lagi terus diimbau agar melakukan upaya perbaikan.(Yen)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)