KEAJAIBAN THIBBUN NABAWI

Waspadai Penyakit Degeneratif

Maas | Senin, 15 Juli 2019 - 19:34:08 WIB |

Mediajambi.com - Adalah kondisi kesehatan di mana organ atau jaringan terkait keadaannya yang terus menurun seiring waktu. Penyakit ini terjadi karena adanya perubahan pada sel-sel tubuh yang akhirnya menurunkan fungsi organ secara menyeluruh.

Proses degeneratif adalah kegagalan sel tubuh utk beregenerasi sehingga yang terjadi adalah penuaan sel secara dini bahkan bisa terjadi gangguan sel. *Penyebab penyakit degeneratif* yang paling umum adalah proses aging yaitu semakin bertambah usia, maka fungsi jaringan dan organ tubuh pun akan semakin mengalami penurunan. Itu sebabnya, orang lanjut usia (lansia) lebih mungkin mengalami berbagai jenis penyakit degeneratif dibandingkan dengan orang yang lebih muda.

Meski begitu, penyakit satu ini juga bisa dialami oleh semua kalangan tanpa memandang usia. Bahkan orang muda sekalipun.

Beberapa faktor seperti gaya hidup tidak sehat. Pola makan minum yang kerap makanan olahan. Makanan minuman yang mengandung radikal bebas, riwayat penyakit keluarga, dan faktor genetika dapat mempengaruhi seseorang untuk terkena penyakit degeneratif.

Jenis-jenis penyakit degeneratif

Seperti yang sudah disebutkan di atas, penyakit degeneratif dapat memengaruhi saraf, pembuluh darah, hingga tulang.

Hal ini menyebabkan penyakit degeneratif memiliki berbagai jenis bergantung pada kondisi organ atau jaringan yang rusak.

Berapa jenis penyakit degeneratif yang paling umum adalah:

1. Penyakit jantung

Penyakit jantung atau yang juga dikenal dengan istilah penyakit kardiovaskuler adalah salah satu penyakit penyebab kematian terbesar di seluruh dunia. Penyakit ini dapat disebabkan oleh banyak hal, mulai dari penyumbatan pada pembuluh darah, gangguan irama jantung, cacat jantung bawaan, hingga kondisi jantung lainnya. Semua orang di segala usia, jenis kelamin, pekerjaan, dan gaya hidup dapat terkena penyakit ini.

Jika tidak mendapatkan pengobatan yang tepat, penyakit jantung dapat memicu gagal jantung, serangan jantung, stroke, dan bahkan kematian.

Umumnya, gejala penyakit jantung termasuk nyeri dada, napas terengah-engah, dan nyeri atau mati rasa pada kaki. Penyakit ini juga menyebabkan sakit kepala ringan, pusing, detak jantung cepat atau lambat, serta pembengkakan pada kaki, pergelangan kaki, atau tangan.

Penyakit ini merupakan salah satu jenis penyakit degeneratif yang tidak bisa disembuhkan. Pengobatan yang ada hanya bertujuan untuk meringankan gejala yang dialami pasien. Secara umum, kunci utama perawatan untuk penyakit jantung adalah perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat. Dalam kasus yang parah, operasi mungkin diperlukan untuk memperbaiki katup, membuka pembuluh darah atau memasukkan alat pacu jantung. Kadang-kadang, transplantasi jantung adalah satu-satunya pilihan untuk pengobatan yang berhasil.

2. Osteoporosis

Osteoporosis adalah penyakit degeneratif yang menyerang tulang. Penyakit ini menyebabkan tulang  menjadi lemah dan rapuh karena kerusakan jaringan tulang terjadi lebih cepat daripada produksi sel-sel tulang baru.

Pada tahap awal, mungkin tidak tahu jika seseorang terkena penyakit ini karena gejalanya cenderung samar. Namun setelah tulang semakin lemah, baru akan menyadari adanya:

Sakit punggung, yang disebabkan oleh tulang belakang retak, Berkurangnya tinggi badan dari waktu ke waktu. Postur tubuh membungkuk, tulang mudah patah bahkan hanya karena benturan kecil.

Ada banyak faktor penyebab osteoporosis. Kurangnya berjemur di pagi hari pukul 9-11. Asupan kalsium yang rendah dari makanan organik, kurangnya hormon estrogen karena usia menopause, gaya hidup sedentari (malas gerak), merokok, minuman beralkohol, minum obat penenang tertentu, dan bahkan pengaruh penyakit kronis seperti autoimun yang mengunnakan steroid  menahun dapat menjadi penyebab osteoporosis.

Pengobatan osteoporosis melibatkan penggunaan obat-obatan terapi hormon dan suplemen kalsium serta vitamin D dari sinar matahari pagi.

3. Diabetes Mellitus tipe-2

Penyakit degeneratif lain yang paling sering ditemui adalah diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 atau yang juga dikenal dengan penyakit kencing manis adalah kondisi ketika kadar gula dalam darah yang terlalu tinggi. Jika kondisi tersebut dibiarkan terus-menerus tanpa pengobatan, akan meyebabkan terjadinya komplikasi yang akan memengaruhi banyak organ dalam tubuh, seperti saraf, ginjal, jantung, hati, dan mata. Dan berakibat menimbulkan penyakit komplikasi yang berat

Dalam banyak kasus, diabetes tipe 2 disebabkan oleh gaya hidup yang buruk. Diantaranya banyak makan makanan minum yang manis dan tinggi lemak jenuh, jarang olahraga, kelebihan berat badan, sering minum minuman dari kemasan dan sirup manis, dan faktor stress emosional juga sangat dapat memicu gangguan sistem pengaturan kadar gula darah dalam tubuh. Tak hanya itu, riwayat keluarga juga bisa menjadi penyebab diabetes tipe 2.

Jika sudah menderita diabetes dan tidak mengobatinya dengan tepat, maka akan memiliki risiko yang lebih tinggi untuk mengalami komplikasi diabetes, seperti gagal ginjal dan stroke.

4. Hipertensi

Hipertensi adalah kondisi di mana tekanan darah selalu berada di atas 140/90 milimeter merkuri (mmHG). Tekanan darah itu sendiri adalah kekuatan aliran darah dari jantung yang memompa dan mendorong dinding pembuluh darah mengalirkan darah sampai ke suluruh tubuh. Kekuatan tekanan darah ini idealnya selalu berubah, dipengaruhi oleh aktivitas saraf otonom dan dikontrol oleh aktivitas jantung sendiri (misalnya sedang berolahraga atau dalam keadaan normal/istirahat) dan daya tahan pembuluh darahnya. Normalnya, tekanan darah manusia biasanya berada di angka 120/80 mmHg.

Hipertensi yang penyebabnya tidak jelas disebut hipertensi primer. Namun, tekanan darah tinggi juga bisa disebabkan oleh gaya hidup dan pola makan yang buruk. Penyakit ini sering disebut dengan  _silent killer disease_ atau pembunuh diam-diam, karena gejala penyakit ini cenderung samar. Cara terbaik untuk mengetahui apakah terkena penyakit ini atau tidak adalah dengan melakukan pengecekan tekanan darah secara teratur.

Jika tekanan darah dibiarkan tinggi terus-menerus, kondisi ini dapat memicu berbagai komplikasi yang mengancam jiwa, layaknya penyakit jantung yang tidak diobati dengan baik. Beberapa komplikasi serius akibat penyakit hipertensi adalah penyakit jantung koroner, gagal jantung, stroke, gagal ginjal, kebutaan, dan banyak penyakit berbahaya lainnya.

5. Tumor, Kista & Kanker

Penyakit Tumor, Kista dan kanker terjadi karena pertumbuhan sel-sel tidak normal yang tidak terkendali sehingga menyebabkan jaringan tubuh yang sehat mengalami kerusakan. Penyebab penyakit ini adalah adanya perubahan (mutasi) pada gen dalam sel. Mutasi gen dapat dipicu oleh banyak faktor, seperti merokok, paparan radiasi, virus, bahan kimia penyebab kanker (karsinogen), obesitas, hormon, peradangan kronis, dan jarang olahraga.

Meski para ilmuwan tidak mengetahui seberapa banyak mutasi gen yang harus terakumulasi agar bisa jadi penyebab kanker, mereka meyakini bahwa penyebab kanker akan bervariasi pada setiap orang bergantung jenis kanker yang dialaminya.

6. Penyakit Autoimun

Penyakit autoimun adalah kondisi ketika sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuh sendiri. Normalnya, sistem kekebalan tubuh menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti bakteri atau virus. Namun, pada seseorang yang menderita penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuhnya melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing. Sehingga sistem kekebalan tubuh akan melepaskan protein yang disebut autoantibodi untuk menyerang sel-sel tubuh yang sehat.

Seperti : Sistemik Lupus, Psoriasis,  Grave Syndrome, Guillen Bare syndrome, Multipel Skelerosis, Rhematoid Arthritis. Tidak mudah bagi dokter untuk mendiagnosis penyakit autoimun. Meski setiap penyakit autoimun memiliki ciri khas, namun gejala yang muncul bisa sama. Dokter akan menjalankan beberapa tes untuk mengetahui apakah seseorang terserang penyakit autoimun, di antaranya dengan tes ANA (antinuclear antibody) dan tes untuk mengetahui peradangan yang mungkin ditimbulkan penyakit autoimun.

Penyakit degeneratif ini bisa menyerang siapa  tanpa pandang bulu. Mulai dari balita hingga lanjut usia, wanita maupun laki-laki.

Kesimpulan :

PENYAKIT DEGENERATIF TERJADI KARENA TERJADI KETIDAK-SEIMBANGAN* dari:

*1.NUTRISI JASAD/FISIK*

*2. NUTRISI RUH/QOLBU*

*Tadabur QS Al Infitar (82) ayat 7*:

الَّذِىۡ خَلَقَكَ فَسَوّٰٮكَ فَعَدَلَـكَ

Arti :

Yang telah menciptakanmu lalu menyempurnakan kejadianmu dan menjadikan (susunan tubuh)mu seimbang

Wallahu'alam bishawab.

Oleh:

Bunda ME

Meity Elvina

Medical Doctor

ObsGyn Specialist Natural Sciences Researcher










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)