KOTA

Wawako Membuka Tuberkulosis

Maas | Jumat, 16 Agustus 2019 - 05:57:31 WIB |

Mediajambi.com- Wakil Walikota Jambi, membuka Pertemuan Lintas Sektor Program TB (Tuberkulosis)  paru dan HIV tingkat Kota Jambi tahun 2019, di Aula Dinkes Kota Jambi Rabu, (14/8). 
Kepala Dinkes Kota Jambi Ida Yulianti, bersama Kepala Puskesmas se-Kota Jambi, Instansi terkait, dan masyarakat hadir dalam kegiatan tersebut. Ida Yuliati,  mengatakan bahwa  kegiatan ini bertujuan untuk menemukan titik terang terkait penyakit TB paru dan HIV. Berkumpulnya semua sektor dalam kegiatan ini, diharapkan bisa mendapatkan solusi dalam permasalahan ini.
Menurutnya hingga akhir  Juli 2019 penyakit HIV/AIDS di kota Jambi mencapai 46 jiwa. 23 pasien Diantaranya berasal dari warga kota Jambi, sementara 23 lainnya berasal dari luar kota Jambi.
Data tersebut dianggap masih sama dengan tahun sebelumnya. Karena pada 2018 jumlah penderita HIV/AIDS mencapai 120 Penderita. 91 diantaranya berasal dari kota Jambi dan dan 29 berasal dari luar kota Jambi.
Dirinya juga menyampaikan melalui Pertemuan lintas sektor kesehatan , Pemerintah kota jambi nantinya akan dapat masukan laporan secara konferehensif yang strategis bagaimana menangani penyakit TB Paru dan HIV. "karena memang  dikota Jambi dengan tingginya angka narkoba, waria, LGBT dan gangguan jiwa merupakan tanggung jawab bersama,” katanya.
Sementara itu, Wakil Walikota Jambi Maulana mengatakan bahwa Polemik tentang TB dan HIV saat ini memang menjadi PR besar bagi Pemerintah.   Berbagai program unggulan dan kegiatan melalui Dinas kesehatan dan instansi terkait sangat diperlukan. “Karena ini adalah permasalah besar yang harus dihadapi bersama-sama," kata Maulana.  
Maulana juga menegaskan, Pemerintah Kota Jambi juga memiliki program unggulan untuk mencegah dan mengatasi TB, salah satunya yaitu Program Bedah rumah kumuh.  Wawako mengatakan, program bedah rumah kumuh tahun ini sebanyak 600 rumah yang akan dibedah.  "Kedepan bagi warga yang kurang mampu dan terjangkit TB bisa langsung melaporkan kepada Pemerintah Kota atau perangkat desa, agar rumahnya bisa direnovasi layak," kata Maulana.
Bahkan Maulana menekankan kepada rumah sakit, baik pemerintah maupun swasta untuk meyiapkan tenaga SDM dan peralatan agar bisa menangani persoalan TB Paru dan HIV. (Yen)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)