RAGAM

Zikir Berdah Muara Jambi Tampil Untuk Saidin

Maas | Rabu, 26 Juni 2019 - 05:31:25 WIB |

Mediajambi.com - Penampilan grup Zikir Berdah Desa Tulo Muara Jambi membuat suasana gedung Taman Budaya Jambi, Selasa malam (24/6) hening. Hanya suara rebana dan lantunan puji pujian dan shalawat  menggema pada Malam Penggalangan Dana untuk Saidin, seniman multi talenta Muaro Jambi yang saat ini tengah menderita tumor Colli di lehernya.

Menurut Jangcik seorang pendukung grup Zikir Berdah Desa Tulo, Saidin merupakan seniman yang sangat disegani di Muaro Jambi. "Dia bisa bermain gendang, bermain biola dan melantunkan zikir dengan indah," katanya. Mereka senang bisa tampil pada penggalangan dana untuk Saidin.

Saidin merupakan generasi ketiga penerus Teater Komedi Melayu Dul Muluk, kesenian Zikir Beredah, ataupun Lukah Gilo dari Desa Lubuk Raman, Kecamatan Maro Sebo, Kabupaten Muaro Jambi.

Seniman multi talenta  ini sejak enam bulan terakhir, semakin melemah kondisi fisiknya karena tumor di lehernya terus membesar. Meski sakit, Saidin tetap berkarya membuat peralatan musik. "Dia masih tetap  membuat peralatan musik. Saidin tidak ingin berhenti berkarya," kata keponakan Saidi, Hadi kepada wartawan. Menurut Hadi, Saidin merasa sedih karena kurangnya minat anak muda berkesenian. Karena itu meski sakit masih menyempatkan diri membuat biola alat kesenian yang nyaris tidak ada lagi generasi muda di desanya yang mampu memainkan dan membuatnya. Saidin lahir dari keluarga seniman di daerahnya.  Kakeknya pemain teater Abdul muluk, ayah Saidin pemain Zikir Berdah dan Saidin juga pemain Dul Muluk sekaligus zikir Berdah.

Untuk menyembuhkan sakitnya, Saidi sangat membutuhkan pertolongan. "Dia tidak bisa berbuat apa apa  kehidupannya sangat sederhana, rumah pun tak punya," kata Hadi.

Acara diisi  musikalisasi puisi Teater Kerlip dan Teater Alif, happening art Ida Bagus Putra, s dan Dul Muluk persembahan grup seniman Muaro Jambi.

Menurut Irma Tambunan, Ketua Panpel Malam Penggalangan Dana, pihaknya berharap bisa mengumpulkan dana hingga Rp 250 juta untuk biaya kemoterapi dan operasi Saidin. "Selain melalui malam dana ini kita juga mengumpulkan dana melalui rekening dan hingga malam ini terkumpul sekitar Rp 93 juta. Kita harapkan dalam tempo satu Minggu kedepan, dana ini tercapai," paparnya. Beberapa seniman dari daerah lain menurut wartawati Kompas ini, juga turut memberikan bantuan. (Lin)










Komentar Via Website : 0


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)