HUKRIM

Zola Bilang Anggota Dewan Ngotot Minta Uang Ketok Palu

Maas | Selasa, 14 Januari 2020 - 20:48:45 WIB |

Mediajambi.com - Mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola, menjadi saksi pertama di persidangan kasus suap 'uang ketok palu' pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2017-2018 dengan terdakwa Effendi Hatta, Zainal Abidin, dan Muhamadiyah di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi, Selasa (14/1/2020).

Dalam keterangannya, Zola mengaku mendapat informasi jika anggota dewan ngotot minta 'uang ketok palu' untuk pengesahan RAPBD. "Ya, mendengar itu (permintaan 'uang ketok palu', red). Katanya harus dipenuhi," ungkap Zola dalam persidangan yang diketuai oleh Yandri Roni.

Menurutnya permintaan 'uang ketok palu' untuk pengesahan RAPBD dari anggota DPRD Provinsi Jambi periode 2014-2019 melalui Apif Firmansyah, dengan besaran Rp 200 juta per orang. "Waktu itu Apif menghadap saya dewan minta uang 200 juta, saya bingung cari duit kemana," kata Zola.

Namun katanya, Kadis PUPR Jambi Dody Irawan mencari dana tersebut. "Kata Pak Dody dananya dari kontraktor," ujar Zola.

Soal bagaimana proses membagikan uang ketok tersebut, Zola mengaku tidak tahu. Lalu jaksa KPK mempertanyakan hubungan atau kedekatan dirinya dengan Apif Firmansyah. Zola mengaku Apif memang membantu dirinya.

Namun saat ditanya lebih jauh, Zola sempat keberatan dan menyatakan kepada hakim apakah pertanyaan itu ada hubungan dengan ketiga terdakwa. "Apakah saya bisa jawab ini," tanya Zola kepada hakim.

Hakim kemudian mempersilakan saksi Zola untuk menjawabnya. "Silakan saja dijawab, karena jaksa punya kepentingan untuk pengembangan. Jadi silakan saja dibuka apa yang saudara tahu," kata hakim Yandri.(***)










    Komentar Via Website : 0


    Nama

    Email

    Komentar



    Masukkan 6 kode diatas)