Komoditi Cabe Merah, Rawit dan Bawang Merah di Jambi Turun Harga

By Maas, SH 14 Jul 2020, 10:25:33 WIB Ekonomi
Komoditi Cabe Merah, Rawit dan Bawang Merah di Jambi Turun Harga

Mediajambi.com – Berdasarkan pantauan harga-harga dibeberapa pasar yang ada di Kota jambi, seperti Angsoduo, Talang Banjar dan Simpang Pulai beberapa komoditi kebutuhan pokok turun. Turunnya harga beberapa komoditi ini disebabkan bertambahnya pasokan dari sentra baik lokal maupun luar daerah.

Pj Kepala Dinas Perindag Provinsi Jambi Rosnifa mengatakan beberapa komoditi yang mengalami penurunan harga yaitu  cabe merah, cabe rawit dan bawang merah. Sedangkan komoditi lain tidak mengalami perubahan harga. “Turunya harga beberapa komoditi kebutuhan pokok ini disebabkan bertambahnya pasokan dari sentra produksi, baik lokal maupun luar daerah,” ujarnya Selasa (14/7/2020).

Dijelaskannya harga cabe merah besar mengalami penurunan harga dari Rp.20.000 menjadi Rp.16.000 atau sebesar Rp.4.000. Selanjutnya cabe merah keriting juga mengalami penurunan harga dari Rp.22.000 menjadi Rp.18.000 atau sebesar Rp.4.000, karena bertambahnya pasokan cabe merah dari Jawa Tengah dan lokal.

Selain itu komoditi lain yang turun harga hari ini cabe rawit hijau mengalami penurunan harga dari Rp.22.000 menjadi Rp.18.000 atau sebesar Rp.4.000 disebabkan  bertambahnya pasokan cabe rawit  dari Jawa Timur. “Bawang merah juga mengalami penurunan harga dari Rp.30.000 menjadi Rp.28.000 disebabkan  bertambahnya pasokan bawang merah dari Sumatera Barat,” ujarnya.

Untuk itu Ronifa berharap konsumen tidak melakukan aksi beli, agar harga-harga kebutuhan pokok stabil dan tidak mengalami lonjakan. Sehingga berpengaruh terhadap inflasi daerah. “Hari ini komoditi lain tidak mengalami perubahan dan cenderung stabil,” ucapnya.

Walau harga komoditi turun namun permintaan tidak mengalami perubahan yang sugnifikan, rata-rata konsumen membeli sesuai dengan kemampuan dan tidak melakukan aksi beli. “Beli secukupnya saja, karena pendapatan saat ini terbatas, karena situasi pendemi COVID-19 yang berpengaruh terhadap pendapatan. Kita harus berhemat,” ujar Suryani (47) yang ditemui usai belanja.(mas)